Selasa, 29 September 2026

Polri Kerahkan Drone dan Cairan X-Fire untuk Padamkan Karhutla di OKI

Selasa, 29 September 2026 08:35 WIB
Polri Kerahkan Drone dan Cairan X-Fire untuk Padamkan Karhutla di OKI
Slog Polri mengerahkan teknologi drone khusus karhutla serta cairan pemadam X-Fire untuk membantu memadamkan titik api di sejumlah wilayah Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Jakarta (buseronline.com) - Staf Logistik (Slog) Polri mengerahkan teknologi drone khusus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta cairan pemadam X-Fire untuk membantu memadamkan titik api di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Dilansir dari laman Humas Polri, teknologi tersebut digunakan untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat, termasuk kawasan dengan medan berat dan keterbatasan sumber air.

Tim Slog Polri yang dipimpin Brigjen Pol Hery Santoso melakukan pemadaman di Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI, sejak Sabtu (26/9/2026) hingga Minggu (27/9/2026) siang.

Penanganan juga dilakukan di sekitar ruas Tol Kapal Betung yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Hery mengatakan, penggunaan drone khusus karhutla menjadi solusi untuk menjangkau titik api yang tidak mudah didatangi personel secara langsung.

"Pemadaman menggunakan drone karhutla dan cairan X-Fire dinilai cukup efektif karena dapat menjangkau lokasi yang sulit didatangi secara langsung, baik karena kondisi medan maupun keterbatasan sumber air," kata Hery, pada 27 September 2026.

Menurut dia, teknologi tersebut sebelumnya telah diuji coba dalam penanganan karhutla di Kabupaten Ogan Ilir. Hasil uji coba kemudian menjadi salah satu pertimbangan untuk menerapkannya dalam penanganan karhutla di OKI.

Penggunaan drone dan cairan X-Fire merupakan bagian dari upaya pemadaman dari udara. Metode ini diharapkan dapat mempercepat penanganan sekaligus mengurangi risiko bagi personel yang bertugas di lapangan.

"Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan penanganan terhadap karhutla agar kebakaran tidak terus meluas," ujarnya.

Hery juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla, termasuk dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara dibakar.

Menurutnya, pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak luas, salah satunya kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan kualitas udara. "Ayo kita jaga alam sekitar kita. Alam tetap lestari tanpa terbakar dan bebas asap," tegasnya.

Hery menambahkan, OKI memiliki kawasan lahan gambut yang cukup luas sehingga sejumlah wilayahnya rentan mengalami karhutla. Medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan sumber air menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

Dengan kondisi tersebut, penanganan karhutla membutuhkan upaya ekstra, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke wilayah lain. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Prabowo Tegaskan Penertiban Regulasi dan Korporasi untuk Cegah Karhutla
Polri Periksa Kombes F sebagai Saksi, Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Polri-AFP Perkuat Sinergi Hadapi Kejahatan Transnasional di Kawasan Indo-Pasifik
Polri Siapkan Cetak SKCK Mandiri, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Kortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa
DPR Desak Pemerintah Tetapkan Wilayah Terdampak Karhutla sebagai KLB
komentar
beritaTerbaru