Bagi Nana,
SINTESIS menjadi ruang belajar sekaligus berkontribusi bagi daerah. Melalui program tersebut, ia mempelajari cara mengidentifikasi persoalan pembangunan secara lebih komprehensif, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memahami peran strategis anak muda dalam pembangunan.
"Ini bukan sekadar program, namun bertemu orang-orang dari berbagai latar belakang, memperluas perspektif, dan belajar bahwa perubahan dapat dimulai dari keberanian peduli, mendengarkan, dan bekerja bersama," katanya.
SINTESIS merupakan program penguatan kapasitas dan jejaring pemuda yang diinisiasi KPK untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan antikorupsi.
Melalui bootcamp, pelatihan dan kolaborasi lintas daerah, peserta mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai integritas, pencegahan korupsi, pengawasan publik, advokasi hingga penyusunan laporan pengaduan masyarakat.
Program tersebut diarahkan agar generasi muda tidak hanya memahami isu antikorupsi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aksi nyata dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Sebagai bagian dari penguatan gerakan tersebut, Distrik Muda menggelar Sekolah Integritas pada 16 September 2026 dan Focus Group Discussion (FGD) kolaboratif pada 18 September 2026.
Kegiatan itu melibatkan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Ditpermas) KPK dan Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat untuk membedah peta risiko integritas serta menyusun draft policy brief sebagai bahan advokasi publik. (R)
beritaTerkait
komentar