Jumat, 04 September 2026

Empat Diduga Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas dalam Penindakan di Yahukimo

Jumat, 04 September 2026 13:40 WIB
Empat Diduga Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas dalam Penindakan di Yahukimo
Empat orang yang diduga merupakan anggota kelompok bersenjata Batalyon Eden Sawi pimpinan inisial WHN tewas dalam penindakan yang dilakukan personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo.

Yahukimo (buseronline.com) - Empat orang yang diduga merupakan anggota kelompok bersenjata Batalyon Eden Sawi pimpinan inisial WHN tewas dalam penindakan yang dilakukan personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo.

Dilansir dari laman Humas Polri, penindakan berlangsung di kawasan Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada 1 September 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai rencana konsolidasi kelompok tersebut di sebuah rumah persinggahan.

"Pada saat personel tiba di lokasi, terjadi gangguan tembakan dari kelompok yang diduga merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi. Personel sudah memberikan tembakan peringatan, namun penembakan masih berlangsung. Sehingga kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur," kata Yusuf.

Menurutnya, sekitar pukul 16.35 WIT personel gabungan tiba di lokasi. Saat memasuki kawasan tersebut, aparat mendapat tembakan dari kelompok yang diduga merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi.

Sejumlah orang kemudian melarikan diri ke arah hutan sambil membawa senjata api dan masih melakukan penembakan ke arah personel. Aparat selanjutnya merespons dengan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur.

Empat orang yang diduga terlibat dalam kelompok tersebut meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk pemeriksaan dan proses identifikasi.

Dari hasil identifikasi awal, tiga jenazah diketahui berinisial EH alias E, YK alias LY, dan M. Sementara identitas satu jenazah lainnya masih dalam proses. Tim investigasi juga melakukan face registration untuk memastikan identitas secara lebih akurat.

Selain korban meninggal dunia, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, serta tiga unit telepon seluler.

Polisi juga mengamankan enam orang dari sekitar lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok Batalyon Eden Sawi. Mereka masing-masing berinisial BK, PM, DH, NJK, PA, dan AS.

Keenam orang tersebut dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami identitas, aktivitas, peran, dan keterkaitan mereka dengan kelompok bersenjata tersebut.

"Enam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Kami masih mendalami identitas, aktivitas, peran, dan keterkaitan masing-masing. Jadi, prosesnya masih berjalan dan kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan status mereka sebelum pemeriksaan selesai," ujar Yusuf.

Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana di wilayah Yahukimo.

Polisi menyebut penindakan juga berkaitan dengan sejumlah perkara, termasuk dugaan pembunuhan terhadap Yonathan Arruan dan Asri Obet pada 30 April 2023 di Jalan Statistik, Distrik Dekai, serta dugaan penyerangan terhadap tenaga kesehatan dan guru di Distrik Anggruk pada 21-22 Maret 2025.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum sekaligus upaya menjaga keamanan masyarakat di Yahukimo.

"Penindakan ini merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana dan mengancam keamanan masyarakat. Kami tetap mengedepankan tindakan yang terukur serta sesuai dengan ketentuan hukum," kata Faizal.

Ia mengimbau masyarakat Yahukimo tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. "Prioritas kami adalah memastikan situasi tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Sapa Warga dan Bagikan Makanan Ringan
Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Tekankan Kewaspadaan dan Kesehatan Personel
Satgas Damai Cartenz Perkuat Pendekatan Humanis di Puncak Jaya, Polisi Bantu Warga di Kebun
Tim Gabungan Kejar Pelaku Penganiayaan Warga di Dekai
Honai Belajar Gratis Polsek Tembagapura Dorong Anak Papua Semangat Menuntut Ilmu
10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima
komentar
beritaTerbaru