Sabtu, 17 Oktober 2026

Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online

Selasa, 01 September 2026 10:45 WIB
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan seusai memimpin rapat di Auditorium Kementerian Pertanian, Senin (31/8/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mencopot secara permanen 13 pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan terlibat judi online.

Keputusan tersebut disampaikan Amran seusai memimpin rapat di Auditorium Kementerian Pertanian, pada 31 Agustus 2026. Ia menegaskan bahwa pencopotan dilakukan setelah laporan yang diterima ditelusuri dan diverifikasi.

"13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online. Kami copot semua," tegas Amran dilansir dari laman Kementan.

Amran memastikan pencopotan tersebut bersifat permanen. Ia juga meminta Inspektur Jenderal dan Sekretaris Jenderal Kementan segera menyiapkan pejabat pengganti agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. "Yang jelas dicopot permanen, diganti, titik," ujarnya.

Menurut Amran, keputusan tersebut tidak diambil secara mendadak. Sebelumnya, pegawai yang melakukan pelanggaran telah mendapatkan pembinaan dan peringatan. Namun, karena pelanggaran kembali terjadi, tindakan tegas akhirnya diambil.

"Dulu pernah ada kecil-kecil, kami beri peringatan. Kami mencoba pembinaan, memberi peringatan. Ternyata berulang. Ah, lebih baik ini diberhentikan, dicopot sekalian," katanya.

Amran menegaskan bahwa pembinaan tidak berarti membiarkan pelanggaran terus berulang. Sebagai pimpinan, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh jajaran Kementan menjalankan tugas dengan disiplin, menjaga integritas, dan menjadi teladan.

Ia juga mengingatkan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat sehingga harus mampu menjaga perilaku, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

"Ini tidak boleh, ini melanggar, kita sebagai umat beragama, kita sebagai anak bangsa, apalagi kita PNS, kita ini pelayan, itu tidak boleh. Enggak boleh memberi contoh yang tidak baik," ujar Amran.

Amran mengatakan ketegasan dalam memberikan sanksi merupakan bagian dari kepeduliannya terhadap para pegawai. Ia tidak ingin pelanggaran yang dilakukan justru merugikan pegawai, keluarga, maupun masa depan mereka.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Siapkan Anggaran Rp3,6 Triliun untuk Jawa Timur, Perkuat Peternakan dan Ketahanan Pangan
Pemerintah Targetkan Tambah 600 Ribu Sapi Perah hingga 2029
Mentan Amran Siapkan Beasiswa bagi 20 Mahasiswa Palestina
Kementan Percepat Infrastruktur Air Pertanian, Jaga Produksi dan Tingkatkan Indeks Pertanaman
Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional
komentar
beritaTerbaru