Minggu, 18 Oktober 2026

Polri Kerahkan 300 Personel Brimob Tangani Karhutla di Kalimantan Barat

Kamis, 27 Agustus 2026 11:45 WIB
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob Tangani Karhutla di Kalimantan Barat
Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Jakarta (buseronline.com) - Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

Dilansir dari laman Humas Polri, pengerahan pasukan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat dalam menghadapi ancaman karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi dan penanganan di lapangan.

Sebanyak 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri dari Kalimantan Timur diberangkatkan untuk melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) ke wilayah hukum Polda Kalimantan Barat. Mereka akan bergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla.

Pemberangkatan 190 personel tersebut dilakukan dari Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, dan dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro.

Sementara itu, Polda Bali mengerahkan 110 personel Satuan Brimob Polda Bali atau satu satuan setingkat kompi (SSK). Pemberangkatan dilakukan dari Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Pasukan Brimob Polda Bali yang dipimpin PS Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Bali Kompol Nyoman Supartha kemudian diberangkatkan melalui jalur udara menuju Pontianak untuk bergabung dengan pasukan lainnya dalam operasi penanganan karhutla.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengerahan personel merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menghadapi potensi karhutla.

"Polri terus memperkuat mitigasi sejak dini melalui patroli terpadu, penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Isir.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman ketika kebakaran terjadi. Polri juga mengutamakan pencegahan, deteksi dini, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta pemulihan pascabencana.

Sebanyak 300 personel Brimob tersebut akan membantu Polda Kalimantan Barat bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mencegah serta menangani titik api, terutama di wilayah yang memiliki potensi kebakaran dan lahan gambut.

Pengerahan pasukan dari Kalimantan Timur dan Bali juga menjadi bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi bencana lintas wilayah. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Polri menegaskan akan terus mengedepankan kecepatan respons, sinergi antarinstansi, pencegahan, serta perlindungan masyarakat agar karhutla tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kakorlantas Polri Tegaskan Pungli Ditindak Tegas, Personel Terbukti Melanggar Dicopot dari Tugas
Kapolri Kunjungi MA, Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi Penegakan Hukum
Kapolri Suyudi Ario Seto Tekankan Polri Harus Hadir dan Berikan Solusi bagi Masyarakat
Kapolri Suyudi Ario Seto Perkuat Sinergi dengan Kejagung, Dorong Penegakan Hukum Berkeadilan
Pemprov Sumut Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Karhutla dan Polusi Udara, Daerah Diminta Siaga
Brigjen Aries Syahbudin Resmi Jabat Kakorlantas Polri, Lanjutkan Agenda Strategis Keselamatan Lalu Lintas
komentar
beritaTerbaru