Tidak hanya mengecek fasilitas,
Kapolri juga berdialog dengan para pengungsi. Dalam dialog tersebut, ia mendengarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak bencana.
Pelayanan kesehatan turut menjadi perhatian Kapolri. Ia memastikan personel Polri memberikan layanan kesehatan secara optimal, termasuk dukungan pemulihan trauma atau trauma healing bagi para pengungsi, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Kapolri meminta seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Ops Aman Nusa II Bencana Alam NTT untuk mengedepankan pelayanan yang humanis, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, koordinasi lintas sektor juga ditekankan. Polri didorong untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tenaga kesehatan, dan relawan agar penanganan bencana berjalan terpadu dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Peninjauan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
Polri juga memastikan dukungan terhadap penanganan bencana dan proses pemulihan masyarakat akan terus dilakukan hingga kondisi kembali aman dan kondusif. (R)
beritaTerkait
komentar