Ia juga mendorong seluruh jajaran ATR/BPN hingga kantor pertanahan di daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Menurut Nusron, kepuasan masyarakat harus menjadi salah satu tolok ukur utama keberhasilan reformasi pelayanan pertanahan.
"Reformasi tidak berhenti pada pelatihan, tetapi harus diwujudkan melalui penyederhanaan proses dan transformasi layanan, sehingga masyarakat merasakan pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berintegritas," tegasnya.
Dalam pelatihan selama empat hari tersebut, peserta dibekali tiga pilar utama integritas, yakni keyakinan, daya nalar, dan keberanian moral.
Peserta juga mendapatkan materi mengenai pembangunan integritas ASN, internalisasi nilai integritas, tindak pidana korupsi, dilema integritas, serta pemetaan dan penilaian risiko korupsi dalam proses bisnis Kementerian ATR/BPN.
Tidak hanya mengikuti pelatihan, peserta juga menyusun Rencana Aksi Aktualisasi Integritas yang akan dipantau selama sembilan bulan melalui pendampingan
KPK.
Program tersebut diharapkan mampu memastikan nilai integritas tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diterapkan dalam tindakan nyata di lingkungan kerja.
KPK mendorong peserta menjadi role model sekaligus agen perubahan untuk membangun birokrasi yang bersih, berintegritas dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. (R)
beritaTerkait
komentar