Selasa, 22 September 2026

Pelajar Jawa Barat Diajak Jadi Pelopor Penegakan Nilai-Nilai HAM

Sabtu, 01 Agustus 2026 10:40 WIB
Pelajar Jawa Barat Diajak Jadi Pelopor Penegakan Nilai-Nilai HAM
Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, saat membuka JHRF 2026: Bedah Buku dan Talkshow Penguatan Hak Asasi Manusia di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Bandung (buseronline.com) - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mengajak para pelajar di Jawa Barat untuk menjadi pelopor dalam menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai hak asasi manusia di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dilansir dari laman Jabarprov, ajakan tersebut disampaikan Menteri HAM Natalius Pigai melalui sambutan yang dibacakan Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, saat membuka Jabar Human Rights Forum (JHRF) 2026: Bedah Buku dan Talkshow Penguatan Hak Asasi Manusia di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu.

Dalam sambutannya, Munafrizal menegaskan bahwa para peserta tidak hanya hadir sebagai peserta forum, tetapi juga diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan nilai-nilai hak asasi manusia di lingkungan masing-masing.

"Kehadiran kalian di sini bukan hanya sebagai peserta, tetapi menjadi pelopor dalam menyuarakan nilai-nilai hak asasi manusia di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai HAM sejatinya telah diperkenalkan kepada para pelajar melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Melalui kegiatan JHRF 2026, pemahaman tersebut diharapkan semakin diperkuat sehingga dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak para pelajar untuk berani menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan, menolak segala bentuk diskriminasi, menghargai keberagaman, serta menciptakan lingkungan yang inklusif dan saling menghormati.

Munafrizal juga mengingatkan bahwa perubahan besar selalu diawali dari tindakan-tindakan sederhana. Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak melakukan perundungan, tidak menyebarkan ujaran kebencian, serta membiasakan sikap menghargai sesama.

"Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Mulailah dengan tidak melakukan perundungan, tidak menyebarkan ujaran kebencian, dan membiasakan sikap saling menghormati," katanya.

Kementerian HAM berharap forum tersebut dapat menjadi bekal bagi para pelajar untuk tumbuh sebagai generasi yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta siap menjadi calon pemimpin bangsa yang mampu menjaga persatuan dan kehidupan yang damai di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Minyak Akar Wangi Garut Dapat Pengakuan Indikasi Geografis
Karasa Jadi Upaya Pemko Bandung Perkuat Pencegahan Stunting
Galeri Patrakomala Dilirik Peserta Rakerda Dekranasda Jabar, Buka Peluang Kolaborasi
Wagub Jabar Ajak Mahasiswa IKOPIN Jadi Garda Terdepan Pengabdian kepada Masyarakat
Pemko Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
Grand Final SKDG Liga Garut 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penggerak Ekonomi Peternak
komentar
beritaTerbaru