Sabtu, 07 November 2026

KPK Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Anak Lewat Edukasi Interaktif pada HAN 2026

Minggu, 26 Juli 2026 16:06 WIB
KPK Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Anak Lewat Edukasi Interaktif pada HAN 2026
KPK menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif di Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).
Sementara itu, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mengajak anak-anak Indonesia untuk terus berani bermimpi, memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral.

"Jangan pernah takut untuk mengejar mimpi. Belajarlah sebanyak-banyaknya dan manfaatkan teknologi yang tersedia untuk mencapai cita-cita. Namun, akal yang kita miliki harus selalu berjalan bersama budi pekerti," ujarnya.

Bagi KPK, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam membangun generasi berkarakter. Melalui pendidikan antikorupsi sejak dini, KPK berharap nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian dapat tumbuh menjadi budaya yang melekat pada generasi penerus bangsa.

Menutup kegiatan, Dian Novianthi berpesan kepada seluruh anak Indonesia agar selalu menjadikan integritas sebagai bekal dalam meraih masa depan.

"Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Jadilah anak yang jujur, anak yang berani, dan anak yang bertanggung jawab. Dengan karakter itu, kalian dapat membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik di masa depan," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Ajak Mahasiswa ISI Bali Kampanyekan Antikorupsi Lewat Karya Komik
KPK Gelar Festival Film Antikorupsi 2026, Sebanyak 46 Film Pendek Siap Ditayangkan
KPK Tekankan Budaya Antikorupsi, Integritas Jadi Fondasi Poltekkes Semarang Menuju Kampus Internasional
KPK Raih Penghargaan Nagara Dana Abisatya dari Kemenkeu atas Pemulihan Aset Korupsi
KPK Minta BUMN dan Swasta Perkuat Integritas untuk Cegah Korupsi
KPK Ungkap 18 Penyimpangan Kasus Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru