Selasa, 08 September 2026

KPK Libatkan Generasi Muda Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat SINTESIS 2026

Jumat, 24 Juli 2026 20:00 WIB
KPK Libatkan Generasi Muda Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat SINTESIS 2026
Ketua KPK Setyo Budiyanto foto bersama dengan lainnya usai membuka kegiatan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Jurnalis Tempo Francisca Christy Rosana menekankan pentingnya pemanfaatan ruang digital untuk memperkuat partisipasi publik melalui penyampaian informasi yang faktual, kritis, dan bertanggung jawab.

Sementara Koordinator Harian Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Sari Anggraeni menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam mengawal kualitas layanan publik, memanfaatkan teknologi, dan menghadirkan berbagai inovasi untuk mendukung pencegahan korupsi.

Program Manager Etika Bisnis dan Tata Kelola Indonesia Global Compact Network (IGCN) Aina Putri Fadilla menambahkan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kepercayaan publik, menciptakan iklim usaha yang sehat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Melalui SINTESIS 2026, KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga melalui investasi jangka panjang dalam pembangunan karakter, kepemimpinan, dan budaya integritas di kalangan generasi muda.

Jejaring yang terbentuk diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan yang menggerakkan nilai-nilai antikorupsi di berbagai daerah. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemerintah Dorong Investasi Berkualitas untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
KPK Kawal Pembenahan Tata Kelola ASDP Pascapenindakan
KPK Tekankan Integritas Kepala Daerah untuk Perkuat Kemandirian Daerah
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Kembangkan Bisnis Rendah Karbon
KPK Catat 209 Kasus Korupsi BUMN-BUMD, Konflik Kepentingan Jadi Sorotan
Kemenkes dan CEPI Uji Kesiapan Indonesia Hadapi Ancaman Pandemi Baru
komentar
beritaTerbaru