Sementara itu, Wakil Kepala
Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk menelusuri jaringan kelompok dan asal-usul senjata api yang disita.
"Penyidik masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk menelusuri jaringan kelompok dan asal-usul persenjataan mereka. Kami juga melakukan pemeriksaan balistik terhadap senjata api yang berhasil diamankan," kata Adarma.
Polisi menduga senjata yang disita memiliki keterkaitan dengan sejumlah aksi kekerasan yang sebelumnya terjadi di wilayah Papua. Dugaan tersebut masih akan dipastikan melalui pemeriksaan balistik dan proses penyidikan yang sedang berlangsung. (R)
beritaTerkait
komentar