Sabtu, 11 Juli 2026

Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana SIBS ASEAN 2026 di Luar Malaysia

Sabtu, 11 Juli 2026 18:36 WIB
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana SIBS ASEAN 2026 di Luar Malaysia
Kota Bandung dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan SIBS ASEAN 2026 Edisi Bandung yang digelar di Hotel Pullman, Kamis (9/7/2026).

Bandung (buseronline.com) - Kota Bandung dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 Edisi Bandung yang digelar di Hotel Pullman, Kamis.

Dilansir dari laman Jabarprov, forum bisnis internasional yang berlangsung selama dua hari, 9-10 Juli 2026, ini menjadi penyelenggaraan pertama SIBS di luar Malaysia.

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi ekonomi antara Selangor dan Jawa Barat serta membuka peluang kerja sama di bidang investasi, perdagangan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, hingga industri teknologi di kawasan ASEAN.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan kehadiran delegasi dari Selangor merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang untuk mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Malaysia sebagai bangsa serumpun.

"Indonesia dan Malaysia memiliki banyak kesamaan. Sebagai saudara serumpun, kita ingin hubungan ini tidak hanya berhenti pada persahabatan, tetapi berkembang menjadi kerja sama ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Farhan.

Menurutnya, Kota Bandung berkomitmen menjadi salah satu pintu utama investasi di Jawa Barat. Karena itu, Pemerintah Kota Bandung terus membuka ruang kolaborasi bagi pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri.

Farhan berharap forum tersebut mampu melahirkan investasi baru, kemitraan baru, serta berbagai proyek konkret yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia, Malaysia, dan kawasan ASEAN.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti rencana kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara yang diyakini akan memperkuat konektivitas Bandung dengan Malaysia.

Bandara tersebut direncanakan melayani sejumlah penerbangan domestik dan internasional, termasuk rute menuju Kuala Lumpur dan Johor Bahru.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengungkapkan Malaysia merupakan salah satu investor terbesar di Jawa Barat. Selama lima tahun terakhir, realisasi investasi Malaysia di Jawa Barat mencapai sekitar Rp47 triliun.

Selain itu, Malaysia juga menjadi salah satu dari sepuluh negara tujuan ekspor terbesar Jawa Barat dengan surplus perdagangan mencapai US$1,1 miliar. Di sektor pariwisata, wisatawan asal Malaysia menyumbang sekitar 12,5 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Barat.

"Jawa Barat memiliki berbagai keunggulan yang mendukung investasi, mulai dari jumlah penduduk lebih dari 51 juta jiwa hingga infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan jaringan jalan tol yang semakin lengkap," kata Erwan.

Anggota Dewan Eksekutif Negara Bagian Selangor Bidang Investasi, Perdagangan dan Mobilitas, Ng Sze Han menjelaskan Bandung dipilih sebagai lokasi internasional pertama penyelenggaraan SIBS ASEAN 2026 sebagai bagian dari visi Pemerintah Selangor menjadikan wilayahnya sebagai gerbang ekonomi ASEAN.

Ia menyebutkan penyelenggaraan SIBS 2025 di Selangor berhasil menghadirkan lebih dari 50.000 peserta dengan potensi transaksi mencapai US$2 miliar. Keberhasilan tersebut mendorong ekspansi forum ke tingkat ASEAN dengan Bandung sebagai kota pertama yang dipilih.

Pada penyelenggaraan di Bandung, Selangor membawa 70 perusahaan yang terdiri atas badan usaha milik pemerintah dan perusahaan swasta serta 225 delegasi. Secara keseluruhan, forum ini diikuti lebih dari 400 peserta dari Malaysia dan Indonesia.

Selain forum bisnis, SIBS ASEAN 2026 juga menghadirkan Selangor Medical Tourism and Education Expo yang mempromosikan layanan kesehatan, wellness, pendidikan tinggi, dan pariwisata sebagai sektor jasa bernilai tinggi.

Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) lintas sektor, termasuk kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan pengembangan industri teknologi.

Dato Menteri Besar Selangor, Dato Seri Amirudin bin Shari menegaskan bahwa SIBS bukan sekadar pameran bisnis, melainkan platform untuk membangun masa depan ekonomi ASEAN yang lebih kuat melalui penguatan kerja sama antarnegara di kawasan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp7,37 Triliun
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
Persib Bandung Penyumbang Pemain Terbanyak untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Pemko Bandung Ancam Sanksi Tegas Faskes yang Tolak Pasien Darurat
38 UMKM Meriahkan Festival Sentra Industri dan All About Tahu di Bandung
Museum KAA Bandung Kian Diminati, Lebih dari 35 Ribu Wisatawan Berkunjung Selama Semester I 2026
komentar
beritaTerbaru