Selasa, 07 Juli 2026

Tiga Personel Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Bertugas, Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta

Selasa, 07 Juli 2026 14:50 WIB
Tiga Personel Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Bertugas, Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta
Polri berduka atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, saat menjalankan operasi pemberantasan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Jakarta (buseronline.com) - Polri berduka atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, saat menjalankan operasi pemberantasan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Dilansir dari laman Humas Polri, ketiga anggota yang gugur dalam menjalankan tugas tersebut adalah Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

Peristiwa bermula, Rabu (1/7/2026), setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei. Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang terduga pelaku berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Katingan bergerak menuju lokasi dan tiba pada Kamis dini hari. Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim utama melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku di kediamannya.

Namun, saat proses penangkapan berlangsung, petugas mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang menyerang menggunakan senjata tajam. Polisi telah memberikan tembakan peringatan, tetapi serangan terus berlanjut sehingga petugas melakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.

Situasi semakin tidak kondusif ketika keluarga terduga pelaku bersama sejumlah warga berdatangan dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya. Tim Satresnarkoba kemudian berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.

Dalam proses evakuasi, sembilan personel berhasil diselamatkan. Namun, tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan mereka, Kapolri menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada ketiga personel tersebut. Kenaikan pangkat itu berlaku efektif mulai 5 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Kapolri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya ketiga personel tersebut.

"Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Johnny menegaskan, penganugerahan KPLB Anumerta merupakan bentuk penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa, dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para personel yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Ia juga memastikan Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, institusi menjamin pemenuhan hak-hak keluarga ketiga personel yang gugur sebagai bentuk tanggung jawab kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bupati Taput Usulkan Huntara Adiankoting Jadi Hunian Tetap dalam Evaluasi BSRR
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
Profil Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1994
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irwasum Polri Tekankan Sinergi MUI dan Penegak Hukum untuk Wujudkan Keadilan yang Humanis
komentar
beritaTerbaru