Selain layanan digital, Rakernis Fungsi Lantas 2026 juga menjadi momentum peluncuran
E-TLE Drone Mobile. Teknologi tersebut memiliki kemampuan mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara dinamis melalui pengawasan udara dan sistem pengenalan wajah atau face recognition.
"
E-TLE Drone Mobile ini juga bisa meng-capture face recognition. Jadi, bisa dipadukan dari identifikasi kendaraan dan terintegrasi langsung dengan sistem data yang sudah ada. Kemudian juga untuk menghindari kesalahan dalam penindakan lalu lintas, bisa memverifikasi dengan menggunakan sistem pengenalan wajah. Ini sebuah langkah yang luar biasa," jelas Wakapolri.
Dalam Rakernis tersebut, Polri juga memberikan apresiasi kepada Dudy Purwagandhi serta sejumlah pemangku kepentingan atas sinergi dan kolaborasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat dan pengamanan arus mudik yang dinilai berjalan optimal.
Wakapolri menambahkan, Rakernis Fungsi Lantas 2026 menjadi forum evaluasi pelaksanaan operasi lalu lintas sepanjang tahun 2026 sekaligus penyusunan desain operasi tahun 2027 agar pelayanan
Polri kepada masyarakat semakin presisi dan humanis.
"Langkah-langkah progresif ini kita harapkan dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik di jalan maupun pelayanan-pelayanan kepolisian lainnya," tutupnya. (R)
beritaTerkait
komentar