Sabtu, 17 Oktober 2026

Mentan Amran Bongkar Tiga Dugaan Penyelewengan di Sektor Pertanian, Tegaskan Tak Ada Kompromi

Jumat, 22 Mei 2026 15:00 WIB
Mentan Amran Bongkar Tiga Dugaan Penyelewengan di Sektor Pertanian, Tegaskan Tak Ada Kompromi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap tiga dugaan kasus penyelewengan di sektor pertanian yang saat ini tengah didalami aparat penegak hukum dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Sementara itu, kasus ketiga menyangkut dugaan permainan dalam program pembibitan kelapa di lima wilayah, yakni Banten, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Gorontalo, dan Indragiri Hilir.

Dari hasil inspeksi lapangan, Kementan menemukan ketidaksesuaian antara jumlah benih yang tercantum dalam surat perintah dengan realisasi di lapangan. Total kekurangan benih mencapai 136.795 batang dengan nilai kerugian diperkirakan sekitar Rp3,3 miliar.

Rinciannya, di Banten ditemukan kekurangan 44.654 batang senilai Rp799 juta, Sulawesi Utara 20.518 batang senilai Rp976 juta, Jawa Barat 38.654 batang senilai Rp771 juta, Gorontalo 1.049 batang senilai Rp51 juta, dan Indragiri Hilir 31.920 batang senilai Rp718 juta.

Menurut Amran, persoalan tersebut sangat serius karena menyangkut program hilirisasi kelapa yang menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan nasional.

"Kami cek langsung di lapangan dan ditemukan jumlah tanaman tidak cukup. Ini tidak boleh dipermainkan karena menyangkut nasib petani," ungkapnya.

Kementerian Pertanian telah memerintahkan Inspektorat Jenderal melakukan pemeriksaan menyeluruh bersama kepolisian dan Satgas Pangan.

Pemerintah memastikan seluruh pihak yang terbukti terlibat akan diproses hukum tanpa pandang bulu dan diminta mengembalikan kerugian negara. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Mentan Amran Telusuri Rantai Pasok Ayam dan Telur, Soroti Kesenjangan Harga hingga Rp45.000 per Kilogram
Pemerintah Targetkan Tambah 600 Ribu Sapi Perah hingga 2029
Mentan Amran Siapkan Beasiswa bagi 20 Mahasiswa Palestina
Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional
Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman, SPHP Ditambah 1 Juta Ton
komentar
beritaTerbaru