Senin, 18 Mei 2026

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI untuk 3.100 Pemuda di Padang

Senin, 18 Mei 2026 16:17 WIB
Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI untuk 3.100 Pemuda di Padang
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan kata sambutan saat peresmian sumur bor di Masjid Raya Balai Gadang, Kamis (14/5/2026).

Padang (buseronline.com) - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menyiapkan program pelatihan berbasis kecerdasan artifisial (AI) bagi 3.100 pemuda di Padang dan sekitarnya sebagai upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan kompetensi masyarakat di Sumatera Barat.

Dilansir dari laman Kementan, Yassierli mengatakan, peserta program nantinya akan mendapatkan akses pelatihan digital melalui platform pembelajaran berbasis AI yang menyediakan berbagai materi pengembangan kompetensi.

Materi tersebut meliputi pengembangan diri, kewirausahaan, keterampilan nonteknis, hingga berbagai kemampuan lain yang dibutuhkan di dunia kerja.

"Kalau 3.100 kurang, bisa diminta tambahan. Tapi habiskan dulu kuota pelatihannya sebanyak 3.100. Saya ingin anak-anak muda kita punya keterampilan, punya skill, punya kompetensi untuk bisa bersaing," ujar Yassierli saat meresmikan sumur bor di Masjid Raya Balai Gadang, Kamis.

Ia menjelaskan, kuota sebanyak 3.100 peserta tersebut merupakan tahap pertama penerima akses pelatihan digital berbasis AI yang disiapkan Kemnaker. Program itu diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Dalam kesempatan yang sama, Yassierli juga menyinggung langkah cepat Kemnaker saat Sumatera Barat dilanda banjir dan tanah longsor.

Menurutnya, Kemnaker menghadirkan posko layanan masyarakat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang selama tiga bulan guna membantu masyarakat terdampak bencana.

Selain layanan darurat, Kemnaker juga menyalurkan berbagai program pemulihan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan total nilai mencapai Rp30,3 miliar.

Bantuan tersebut diwujudkan melalui sejumlah program ketenagakerjaan, seperti program Padat Karya dan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM). (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kesehatan Mental Masuk SMK3, Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya Lingkungan Kerja Sehat
Wamenaker: Kompetensi dan Sertifikasi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja Modern
Menaker Yassierli Tekankan Penyesuaian Penugasan Magang Sesuai Latar Belakang Pendidikan
Menaker Tinjau PVN 2026 di Medan, Tegaskan Pelatihan Vokasi Kunci Siapkan Tenaga Kerja
komentar
beritaTerbaru