Sabtu, 22 Agustus 2026

Perempuan Desa Kaligawe Kembangkan Tas Rajut Turun-Temurun Lewat KUBE Merajut Harapan

Sabtu, 09 Mei 2026 14:15 WIB
Perempuan Desa Kaligawe Kembangkan Tas Rajut Turun-Temurun Lewat KUBE Merajut Harapan
KUBE Merajut Harapan, mereka berupaya memperluas pasar sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

Klaten (buseronline.com) - Para perempuan di Desa Pengkol, Kaligawe, Kecamatan Pedan, terus mengembangkan usaha tas rajut berbahan benang yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dilansir dari laman Jatengprov, melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Merajut Harapan, mereka berupaya memperluas pasar sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

Salah satu pengrajin KUBE Merajut Harapan, Ummu Istiqomah (44), mengatakan keterampilan merajut telah dikenalnya sejak kecil dari sang ibu dan nenek.

Menurutnya, sebagian besar perempuan di Desa Kaligawe memiliki kemampuan merajut dengan bahan benang katun yang diolah menjadi berbagai model tas.

"Dulu melihat ibu dan mbah saya, jadi bisa sendiri. Di Desa Kaligawe kebanyakan semua bisa merajut, dengan benang berbahan katun yang dibuat menjadi tas," ujarnya saat ditemui belum lama ini.

Ummu menjelaskan, dirinya bersama sepuluh perempuan lainnya bergabung dalam KUBE Merajut Harapan sejak 2024. Kelompok tersebut dibentuk untuk mengembangkan ekonomi kreatif lokal berbasis kerajinan tangan.

Dalam sehari, KUBE Merajut Harapan mampu memproduksi sekitar 40 tas dengan berbagai model dan warna. Produk yang dihasilkan dipasarkan dengan harga mulai Rp7.000 hingga Rp35.000, tergantung motif dan tingkat kesulitan pengerjaan.

"Hasil produksi sebagian dipasarkan melalui pengepul, ada juga yang dijual mandiri," katanya.

Pemasaran tas rajut buatan KUBE Merajut Harapan kini telah menjangkau berbagai daerah. Bahkan, menurut Ummu, pembeli terjauh berasal dari Bali. Keberadaan KUBE Merajut Harapan dinilai mampu menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Selain menjaga warisan keterampilan tradisional, usaha tersebut juga membantu meningkatkan ekonomi rumah tangga para anggotanya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Buka Beasiswa Mahasantri dan Santri Penggerak 2026
Omzet Galeri UKM Jateng Tembus Rp439 Juta dalam Enam Bulan, Bakal Direbranding
Pemprov Jateng Perluas Akses Pendidikan, Ribuan Siswa Kurang Mampu Terbantu
Gus Yasin Dorong Tradisi Keilmuan Pesantren Terus Berkembang di Jawa Tengah
Taj Yasin Apresiasi Rumah Sehat Baznas Jepara, Dorong Penguatan Zakat untuk Kemaslahatan Umat
Jateng Pacu Pembangunan Dry Port di Batang dan Kendal
komentar
beritaTerbaru