Sabtu, 11 Juli 2026

Medan Dikebut Jadi Percontohan BRT Mebidang

Kamis, 07 Mei 2026 11:00 WIB
Medan Dikebut Jadi Percontohan BRT Mebidang
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI serta perwakilan World Bank di Balai Kota Medan, Selasa (5/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menjadikan Kota Medan sebagai pilot project transportasi massal di Sumut.

Penegasan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI serta perwakilan World Bank di Balai Kota Medan, Selasa.

"Proyek ini bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan bagian dari visi misi saya untuk menghadirkan sistem transportasi yang efektif dan modern di Kota Medan," ujar Rico.

Dalam pertemuan itu, ia mengungkapkan kebutuhan tambahan armada untuk mendukung operasional BRT. Saat ini, Medan memiliki 60 unit bus, namun masih membutuhkan 183 unit tambahan.

"Saya lebih siap untuk membeli bus agar pelayanan maksimal. Pengadaan akan dilakukan secara bertahap dengan perhitungan matang," katanya.

Rico juga menyoroti potensi kemacetan selama proses pembangunan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Medan telah berkoordinasi dengan kepolisian guna memetakan titik-titik rawan macet, khususnya di pusat kota.

"Kami akan terus berkoordinasi untuk mencari solusi atas potensi kemacetan selama pembangunan berlangsung," tambahnya.

Ia turut mengajak masyarakat mendukung proyek tersebut agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu, mengingat BRT merupakan program strategis untuk kepentingan publik.

Sementara itu, Kasubbid Angkutan Perkotaan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Andi Faizah Arsal, menyampaikan bahwa Kota Medan dinilai siap menjadi pilot project.

Ia menekankan pentingnya penajaman skema pendanaan, pembagian tanggung jawab, serta penetapan tenggat pembangunan. "Kota Medan harus bisa menjadi kota percontohan bagi daerah lain," ujarnya.

Perwakilan World Bank, Nupur Gupta mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dan optimistis proyek ini dapat rampung pada 2027. "Semua sudah berada di jalur yang tepat. Peran pemerintah daerah sangat krusial," katanya.

Menutup pernyataannya, Rico menegaskan akan mengawal langsung pelaksanaan proyek tersebut. "Setiap kendala akan segera kami carikan solusi," pungkasnya. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
DPRD Kota Medan Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025
Salatiga Promosikan Potensi Daerah dan Jajaki Investasi di Indonesia City Expo 2026
AHY Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Medan, Siap Beroperasi Pertengahan Juli
APEKSI Ajukan 10 Rekomendasi Strategis kepada Presiden Prabowo
Rico Waas: Indonesia City Expo 2026 Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Investasi Antarkota
Pemko Medan Gandeng Perguruan Tinggi Tingkatkan Edukasi Masyarakat dan SDM ASN
komentar
beritaTerbaru