Selasa, 05 Mei 2026

Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Bersubsidi 20 Persen di Tengah Lonjakan Global

Selasa, 05 Mei 2026 08:43 WIB
Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Bersubsidi 20 Persen di Tengah Lonjakan Global
Pemerintah mengambil langkah strategis dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen di tengah lonjakan harga pupuk global yang mencapai lebih dari 40 persen akibat gangguan pasokan dunia.
Di sisi hilir, pemerintah juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram guna menjamin petani tetap memperoleh keuntungan.

Sejumlah negara di Asia Tenggara mulai menghadapi tekanan akibat krisis pupuk global. Thailand dilaporkan mengalami penurunan minat tanam, sementara Vietnam dan Filipina menghadapi gangguan rantai pasok.

Di tengah kondisi tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi yang lebih kuat berkat kebijakan subsidi, penguatan produksi dalam negeri, serta diversifikasi pasokan.

Amran menambahkan, cadangan beras pemerintah saat ini telah melampaui 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, yang menjadi penopang stabilitas pangan nasional.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan produksi pangan di tengah ketidakpastian global melalui kebijakan yang cepat dan terukur. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Hilirisasi Pertanian Jadi Strategi Utama, Presiden Prabowo Subianto Targetkan Nilai Tambah untuk Rakyat
Pemerintah Percepat Hilirisasi Perkebunan untuk Perkuat Kemandirian Energi
Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat, Kementan Pangkas Target dari 4 Tahun Jadi 1 Tahun
komentar
beritaTerbaru