Selasa, 11 Agustus 2026

Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Bersubsidi 20 Persen di Tengah Lonjakan Global

Selasa, 05 Mei 2026 08:43 WIB
Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Bersubsidi 20 Persen di Tengah Lonjakan Global
Pemerintah mengambil langkah strategis dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen di tengah lonjakan harga pupuk global yang mencapai lebih dari 40 persen akibat gangguan pasokan dunia.
Di sisi hilir, pemerintah juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram guna menjamin petani tetap memperoleh keuntungan.

Sejumlah negara di Asia Tenggara mulai menghadapi tekanan akibat krisis pupuk global. Thailand dilaporkan mengalami penurunan minat tanam, sementara Vietnam dan Filipina menghadapi gangguan rantai pasok.

Di tengah kondisi tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi yang lebih kuat berkat kebijakan subsidi, penguatan produksi dalam negeri, serta diversifikasi pasokan.

Amran menambahkan, cadangan beras pemerintah saat ini telah melampaui 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, yang menjadi penopang stabilitas pangan nasional.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan produksi pangan di tengah ketidakpastian global melalui kebijakan yang cepat dan terukur. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Siapkan SDM Unggul Lewat SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Presiden Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Utama Ekonomi Kerakyatan
Jateng Perluas Pemanfaatan CNG, Presiden Prabowo Jadikan Percontohan Nasional
Kementan Perkuat Strategi Hadapi Kemarau 2026, Produksi Pangan Nasional Diyakini Tetap Aman
Revitalisasi Sekolah dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan
Murid SMK Negeri 1 Sorong Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Pendidikan
komentar
beritaTerbaru