Kamis, 30 April 2026

Pemprov Sumut Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri

Kamis, 30 April 2026 18:55 WIB
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri
Kepala BKAD Sumut Timur Tumanggor dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (29/4/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui inovasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.

Prestasi tersebut ditandai dengan diraihnya penghargaan Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) terbaik dari Kementerian Dalam Negeri pada 25 April 2026 di Palembang.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemprov Sumut dalam mengembangkan inovasi pengelolaan keuangan, optimalisasi pendapatan daerah, serta penerapan pembiayaan pembangunan non-konvensional.

Selain itu, Pemprov Sumut juga menerima reward sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, inovasi, dan kemandirian daerah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut, Timur Tumanggor mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Tidak hanya penghargaan, Pemprov Sumut juga menerima uang senilai Rp3 miliar sebagai reward atas kreativitas, inovasi, dan kemandirian. Penilaian kreatif ini karena Pemprov Sumut telah melakukan digitalisasi terhadap pengelolaan keuangan daerah," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu.

Dalam upaya mendorong efisiensi dan transparansi, BKAD Sumut mengembangkan Sistem Informasi Aplikasi Keuangan Daerah yang terintegrasi secara daring.

Melalui sistem ini, pemerintah kabupaten/kota dapat menyampaikan berbagai laporan keuangan tanpa harus datang langsung ke kantor BKAD.

Menurut Timur, proses pelaporan seperti pertanggungjawaban APBD, eksaminasi rencana APBD, hingga laporan pertanggungjawaban kepala daerah kini dapat dilakukan secara online.

"Semuanya sudah bisa dilakukan cukup dengan mengklik aplikasi tersebut dan tahun ini sudah kita praktikkan sehingga dapat menghemat waktu dan biaya," katanya.

Selain digitalisasi keuangan, BKAD Sumut juga mengembangkan aplikasi Kemanfaatan Barang Milik Daerah untuk mengoptimalkan pengelolaan aset.

Saat ini terdapat 114 aset berupa tanah dan bangunan yang telah memiliki dokumen, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Aset-aset tersebut akan dikelola melalui berbagai skema pemanfaatan seperti sewa, kerja sama bagi hasil, hingga lelang terbuka bagi pelaku usaha, UMKM, maupun masyarakat.

Timur menjelaskan, aset tersebut tersebar di wilayah Medan, Deli Serdang, Langkat, dan Binjai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 bidang tanah strategis telah melalui proses penilaian.

"Kita lakukan inovasi ini untuk meningkatkan PAD daerah. Step by step kita berupaya mengelola sekaligus menjaga aset daerah," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
PAD Pajak Sumut Capai 26 Persen, Pemprov Optimistis Target 2026 Tercapai
Pemprov Sumut Alokasikan Rp158 Miliar untuk Perbaikan Jalan Aek Nabara-Negeri Lama-Tj Sarang
Pemprov Sumut Dukung Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Basis Data Pembangunan
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri, Terima Bantuan Rp3 Miliar
Pemko Medan Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik II se-Sumatera
Pemprov Sumut Teken MoU Pengendalian Inflasi dengan Kabupaten/Kota
komentar
beritaTerbaru