Pemerintah Selaraskan Aturan KEK, Perusahaan Ber-TKDN Tinggi Dapat Akses Setara
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah akan menyesuaikan regulasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna memberikan kesempatan yang setara bag
Ekonomi 19 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam percepatan transisi energi, PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) guna mendukung ketahanan energi dan kelistrikan nasional.
Dilansir dari laman Pertamina, di tengah dinamika energi global yang ditandai fluktuasi harga, ketidakpastian pasokan, serta tuntutan penurunan emisi, penguatan bauran energi nasional dinilai menjadi langkah strategis.
Pertamina pun mengambil peran melalui pengembangan energi bersih berbasis rendah karbon. Hingga 2025, Pertamina mencatat produksi listrik bersih mencapai 8.743 gigawatt hour (GWh). Produksi tersebut berasal dari pembangkit energi bersih dengan total kapasitas terpasang sebesar 3,1 gigawatt (GW).
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan pengembangan EBT menjadi bagian penting dalam strategi perusahaan menghadapi tantangan global sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
"Pengembangan energi baru terbarukan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan listrik bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, diversifikasi energi melalui EBT juga merupakan upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang rentan terhadap volatilitas pasar global.
"Inisiatif ini tidak hanya mendukung target transisi energi, tetapi juga menjadi bagian dari mitigasi risiko terhadap fluktuasi harga dan pasokan energi global," tambahnya.
Dalam implementasinya, Pertamina mengembangkan berbagai sumber energi bersih, antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) berkapasitas 2,4 megawatt (MW), gas to power sebesar 1.772 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 55,3 MW, serta Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 727 MW.
Selain pengembangan skala besar, Pertamina juga mendorong pemanfaatan energi bersih di tingkat masyarakat melalui program Desa Energi Berdikari (DEB). Hingga kini, sebanyak 252 desa telah memanfaatkan energi terbarukan seperti panel surya, mikrohidro, dan biogas.
Melalui program tersebut, Pertamina berharap dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong kemandirian energi masyarakat secara berkelanjutan. (R)
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah akan menyesuaikan regulasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna memberikan kesempatan yang setara bag
Ekonomi 19 menit lalu
Bandung (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh aparatur peradilan memperkuat budaya integritas dan kolabora
Hukum & Peristiwa satu jam lalu
Nias (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah harus diiringi d
Pendidikan 2 jam lalu
Gunungsitoli (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memastikan pembangunan bronjong di ruas jalan provinsi MigaLol
Ekonomi 3 jam lalu
Depok (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk memperkuat pendidikan
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa rokok elektrik bukan merupakan alternatif yang lebih a
Kesehatan 4 jam lalu
Tebingtinggi (buseronline.com) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumut Kahiyang Ayu
Pendidikan 5 jam lalu
Cimahi (buseronline.com) Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa integritas pejabat pemerintah harus dibangun tidak hany
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus berupaya menjaga kualitas dan kuantitas produksi susu sa
Kesehatan 7 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan PT Tel
Kesehatan 8 jam lalu