Kamis, 21 Mei 2026

10 MoU RI–Korea Disaksikan Presiden Prabowo, Kemitraan Strategis Diperkuat

Rabu, 01 April 2026 12:18 WIB
10 MoU RI–Korea Disaksikan Presiden Prabowo, Kemitraan Strategis Diperkuat
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Republik Indonesia dan Republik Korea dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Kepresidenan Repu

Korea (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (MoU) antara Republik Indonesia dan Republik Korea dalam kunjungan kenegaraan ke Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu.


Pertukaran MoU ini menjadi wujud nyata penguatan kemitraan strategis kedua negara yang berorientasi jangka panjang, mencakup sektor prioritas mulai dari ekonomi, energi, digital, hingga kesehatan dan industri masa depan.


Adapun 10 MoU yang dipertukarkan meliputi:


1. Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus


2. Kerja Sama Ekonomi 2.0


3. Kemitraan dalam Mineral Kritis


4. Pengembangan Digital


5. AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia


6. Penguatan Kerja Sama Energi Bersih


7. Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)


8. Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai


9. Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual


10. Kerja Sama Keuangan (Danantara–Exim Bank of Korea)


Kementerian Luar Negeri Indonesia menekankan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk membangun masa depan yang tangguh melalui kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan.


“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperkuat ketahanan industri, serta mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih,” kata juru bicara Kemlu Indonesia.


Selain itu, instrumen kerja sama ini juga menjadi langkah nyata untuk memperdalam hubungan bilateral Indonesia–Republik Korea, sekaligus memperkuat posisi kedua negara sebagai mitra strategis dalam menghadapi tantangan global.


Melalui kesepakatan tersebut, kedua negara menegaskan arah bersama menuju pembangunan berkelanjutan, peningkatan daya saing industri, dan kolaborasi jangka panjang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat masing-masing negara.


Kunjungan Presiden Prabowo ke Korea juga menegaskan komitmen Indonesia dalam memperluas diplomasi ekonomi dan teknologi, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral yang strategis di Asia Timur. (DKI1)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla
41 Apoteker Baru Perkuat Layanan Kesehatan di Garut
komentar
beritaTerbaru