Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menanggapi usulan sejumlah pemerintah daerah dengan memberikan dukungan pengembangan pertanian, mulai dari program cetak sawah hingga penguatan komoditas perkebunan seperti kakao.
Dukungan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menerima audiensi sejumlah kepala daerah, di antaranya Gubernur Papua Barat, Bupati Jayawijaya, Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Deliserdang, Bupati Lahat, Bupati Simalungun, Wakil Bupati Majene, serta Bupati Samosir.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjelaskan bahwa pada 2026 provinsinya menerima bantuan program cetak sawah seluas 3.369 hektare di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Teluk Bintuni.
Selain itu, Gubernur Dominggus mengusulkan pengembangan padi ladang untuk masyarakat lokal di Manokwari dan Teluk Wondama serta pengembangan kakao yang memiliki kualitas premium dan telah menembus pasar internasional, termasuk Prancis, Belanda, dan Belgia.
Menanggapi hal tersebut, dilansir dari laman Kementerian Pertanian, Mentan Amran menyetujui dukungan pengembangan padi ladang seluas 3.000 hektare dan kakao seluas 1.000 hektare guna memperkuat produksi komoditas perkebunan di wilayah Papua Barat.
Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan bahwa kabupatennya telah menerima dukungan pengembangan kopi dan kakao dari Kementerian Pertanian. Saat ini, bantuan mencakup kopi seluas 1.900 hektare dan kakao 500 hektare, yang dinilai sangat membantu meningkatkan produksi lokal.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Samosir masih memiliki potensi pengembangan lahan sekitar 5.000 hektare, terutama di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan. Mentan Amran menyambut baik potensi tersebut dan mengarahkan agar pengembangan lahan dapat ditindaklanjuti oleh jajaran eselon I Kementerian Pertanian.
Melalui pertemuan ini, Mentan Amran menegaskan komitmen Kementerian Pertanian untuk terus memberikan dukungan nyata kepada pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Program dukungan ini bukan hanya soal luas lahan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menguatkan produksi pertanian yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mentan Amran.
Pertemuan ini menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi lokal dan nasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar