Senin, 06 April 2026

Pertamina Perkuat Monitoring Pasokan Energi Nasional melalui Pertamina Digital Hub

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 07 Maret 2026 09:00 WIB
Pertamina Perkuat Monitoring Pasokan Energi Nasional melalui Pertamina Digital Hub
Petugas memantau distribusi dan pasokan energi nasional melalui Pertamina Digital Hub di Jakarta. (Dok/Pertamina)

Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat upaya menjaga pasokan energi nasional, khususnya menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 2026. Berbagai langkah penguatan (build-up) pasokan energi seperti BBM dan LPG dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode peningkatan konsumsi energi.


Pemantauan pasokan energi tersebut dilakukan secara ketat melalui Pertamina Digital Hub, sebuah sistem pengawasan dan pengendalian energi yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir. Sistem ini memungkinkan Pertamina memonitor kondisi pasokan energi secara menyeluruh dan real time di seluruh rantai distribusi.


Dilansir dari laman Pertamina, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam memastikan pengelolaan energi berjalan optimal.


Menurutnya, Pertamina Digital Hub telah terkoneksi dengan seluruh lini bisnis Pertamina sehingga seluruh aktivitas operasional dapat dipantau secara menyeluruh dan berkelanjutan.


“Pada fasilitas ini, Pertamina mampu memetakan kondisi pasokan dan cadangan energi di setiap rantai pasok secara kontinyu, mulai dari sektor hulu, pengolahan, pengapalan dan pengangkutan, hingga distribusi ke SPBU-SPBU Pertamina. Kami memiliki akses terhadap data dan kamera pengawasan, bahkan pergerakannya setiap detik,” jelas Baron.


Pada sektor hulu, operasional dipastikan berjalan sesuai standar sehingga target operasional dari masing-masing entitas dapat terjaga. Sementara itu di sektor hilir, Pertamina dapat memonitor pergerakan kapal yang mengangkut produk energi maupun minyak mentah, termasuk memproyeksikan waktu kedatangan pasokan untuk selanjutnya diolah di kilang-kilang Pertamina.


Optimalisasi operasional kilang dalam negeri juga terus dilakukan untuk mendukung ketahanan energi nasional, terutama dalam menghadapi peningkatan konsumsi energi pada periode Ramadan dan Idulfitri.


Selain itu, penggunaan teknologi digital memudahkan Pertamina dalam memonitor ketersediaan produk di outlet penjualan seperti SPBU. Sistem ini memungkinkan perusahaan memantau pergerakan mobil tangki dalam proses distribusi hingga jumlah stok BBM di setiap SPBU secara langsung.


“Melalui satu dashboard terpadu, Pertamina dapat mengidentifikasi pergerakan konsumsi BBM dan LPG di setiap wilayah, sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan lebih dini apabila terjadi peningkatan permintaan, kondisi cuaca ekstrem, maupun dinamika global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi,” ujarnya.


Baron menambahkan bahwa transformasi digital menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Sesuai dengan ketentuan pemerintah, Pertamina juga memastikan cadangan energi nasional tetap berada di atas batas minimum yang ditetapkan.


“Acuan cadangan pemerintah menjadi ambang batas pengamanan yang harus selalu dipertahankan. Selama distribusi dan suplai berjalan normal, stok terus mengalami pergerakan, sehingga Pertamina terus menjaga cadangan di atas level minimum. Ini menjadi langkah mitigasi risiko dan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi,” jelasnya.


Sebagai perusahaan yang berperan dalam transisi energi, Pertamina juga terus mendukung target Net Zero Emission 2060 serta berbagai program yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).


Upaya tersebut dilakukan melalui transformasi perusahaan yang berfokus pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, serta penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.


Melalui penguatan sistem digital dan pengawasan terintegrasi tersebut, Pertamina memastikan pasokan energi nasional tetap aman dan andal sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar