Minggu, 31 Mei 2026

Farhan Minta Pejabat Baru Pertahankan Momentum untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Sabtu, 14 Februari 2026 03:12 WIB
Farhan Minta Pejabat Baru Pertahankan Momentum untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Warga berbelanja kebutuhan pokok di salah satu pasar di Kota Bandung. (Dok/Jabarprov)

Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kepada 154 pejabat baru yang dilantik di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung, di Balai Kota Bandung, Kamis (12/2/2026).


Hal ini terkait target nasional pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.


Farhan menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat saat ini mencapai 5,85 persen. Momentum tersebut dianggap peluang bagi Kota Bandung untuk tumbuh lebih cepat, khususnya dalam sektor unggulan seperti pariwisata, perdagangan, dan industri.


“Pariwisata pernah menyumbang PAD hingga Rp1,2 T. Kini, meski belum kembali ke angka tersebut, tren pemulihan sudah terlihat. Saya minta pejabat baru bekerja optimal untuk mendorong kebangkitan ekonomi,” ujar Farhan.


Meski pertumbuhan menunjukkan tren positif, dilansir dari laman Jabarprov, Wali Kota Bandung juga mengingatkan adanya tantangan dalam distribusi kesejahteraan. Rasio ketimpangan turun dari 0,44 menjadi 0,42, namun masih perlu perbaikan.


Farhan memproyeksikan jika tren ini dipertahankan, pada 2029 rasio ketimpangan bisa mencapai 0,36, setara rata-rata nasional. Ia menegaskan fenomena ketimpangan sosial masih nyata.


“Yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya. Ini yang harus kita jawab dengan kebijakan yang adil,” tegasnya.


Farhan juga menyinggung pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) sebagai bagian dari rencana pembangunan kota. Menurutnya, BRT tidak hanya soal transportasi modern, tetapi juga mitigasi risiko ekonomi bagi pelaku usaha di sepanjang koridor Jalan Ahmad Yani, Asia Afrika, Sudirman, hingga Pasar Baru.


“Pejabat Fungsional Pembina Industri memiliki peran strategis dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembinaan industri, termasuk mitigasi dampak kebijakan transportasi terhadap sektor perdagangan,” jelas Farhan.


Wali Kota Bandung meminta seluruh pejabat memperkuat sinergi antarperangkat daerah dan menjaga kekompakan di bawah satu kepemimpinan.


“Badai pasti berlalu, asal kapal tidak menabrak karang. Kitalah kapalnya,” ucapnya.


Farhan menekankan pentingnya netralitas, integritas, dan loyalitas seluruh pejabat agar pertumbuhan ekonomi yang dikejar benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat luas.


Dengan arahan ini, Pemkot Bandung menegaskan komitmen untuk menjaga akselerasi pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan keberpihakan kebijakan terhadap peningkatan kualitas hidup warganya. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis
Pasokan Hewan Kurban Nasional Surplus 800 Ribu Ekor
Kementan Pastikan Industri Sawit Tetap Normal, Harga TBS Petani Dijaga
Pemkab Jepara Buka Program Kartu Sarjana 2026, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan Kuliah hingga Semester Delapan
Kementan Perkuat Pengawasan dan Penindakan Mafia Pangan
DKPPP Temanggung Temukan Sapi Kurban Terinfeksi Cacing Hati
komentar
beritaTerbaru