Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng
Ruteng (buseronline.com) Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelayanan kesehatan bagi korban gempa di RSUD
Kesehatan 4 jam lalu
Indramayu (buseronline.com) - Terminal Khusus (Tersus) atau Jetty Kilang Balongan milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan menjadi salah satu simpul vital dalam rantai pasok energi nasional.
Dari fasilitas inilah berbagai produk energi seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahan Bakar Khusus (BBK), Non-BBM hingga produk petrokimia didistribusikan ke sejumlah wilayah, terutama Jakarta, Banten, dan sebagian besar Jawa Barat.
Keberadaan terminal ini berperan penting menjaga ketersediaan pasokan energi masyarakat, sekaligus memastikan proses distribusi berjalan terencana, terukur, dan sesuai standar keselamatan.
Terminal Khusus Kilang Balongan berfungsi sebagai pelabuhan khusus untuk pemuatan dan penyaluran produk hasil olahan kilang ke kapal tanker. Salah satu aktivitas rutin yang dilakukan yakni pemuatan Avtur ke kapal Pertamina International Shipping (PIS) Cinta yang berlangsung pada Kamis.
Section Head Supply Chain & Distribution KPI RU VI Balongan, Ahmad Reza, menjelaskan distribusi Avtur produksi Balongan dilakukan ke berbagai wilayah Indonesia sesuai kebutuhan operasional.
“Proses distribusi dimulai dari perencanaan kebutuhan, dilanjutkan dengan pemuatan sebagian produk di Terminal Khusus Balongan. Setelah seluruh proses selesai, kapal diberangkatkan ke wilayah tujuan. Seluruh tahapan kami pastikan berjalan aman dan sesuai standar operasional,” ujar Ahmad Reza.
Ia menambahkan, selain wilayah Jakarta dan sekitarnya, pasokan Avtur juga dikirim ke Pontianak, Banjarmasin, Kotabaru, hingga sejumlah daerah di kawasan Indonesia Timur.
Saat ini, dilansir dari laman Pertamina, Kilang Balongan tercatat sebagai unit pengolahan minyak mentah dengan kompleksitas tertinggi di Indonesia. Kilang tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 150 ribu barel per hari (KBPD), dengan produk utama berupa gasoline, gasoil, Avtur, serta produk non-BBM seperti propylene dan LPG.
Sebanyak 82 persen hasil produksi kilang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi Jakarta dan Jawa Barat, sementara sisanya didistribusikan ke wilayah lain serta untuk ekspor produk Decant Oil.
Untuk menunjang operasional, kilang ini dilengkapi fasilitas Single Point Mooring (SPM) yang berada sekitar 18 kilometer dari daratan. Fasilitas ini menjadi titik sandar kapal tanker pengangkut minyak mentah maupun produk turunan yang kemudian disalurkan melalui pipa bawah laut menuju kilang.
Terdapat tiga fasilitas SPM dengan kapasitas berbeda, yang mampu melayani kapal berukuran 17.500 hingga 165.000 Dead Weight Ton (DWT). SPM terbesar bahkan dapat menampung kapal tanker bermuatan sekitar satu juta barel, sehingga menjadi tulang punggung pasokan bahan baku pengolahan.
Dalam proses distribusi, faktor cuaca dan kondisi laut menjadi perhatian utama. Seluruh pergerakan kapal dipantau melalui sistem pelacakan GPS untuk memastikan pengiriman tepat waktu dan meminimalkan potensi keterlambatan.
“Setiap tahapan distribusi kami lakukan dengan pengawasan dan verifikasi berlapis, agar produk energi yang dikirim dapat sampai ke daerah tujuan dengan aman, tepat waktu, dan berkualitas,” jelas Ahmad Reza.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan Kilang Balongan merupakan salah satu fasilitas hilir strategis Pertamina yang memiliki keterkaitan erat dengan infrastruktur energi lainnya.
Lokasinya berdekatan dengan lapangan migas Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) sebagai sumber bahan baku, serta konsumen produk kilang seperti PT Polytama Propindo dan Integrated Terminal Balongan yang menjadi pintu distribusi BBM dan LPG ke masyarakat.
“Pertamina sebagai perusahaan energi terintegrasi memiliki fasilitas-fasilitas yang saling terkait dari hulu hingga hilir. Ini merupakan upaya optimalisasi infrastruktur Pertamina sebagai wujud komitmen kami dalam melayani kebutuhan energi masyarakat Indonesia,” kata Baron.
Pertamina juga terus mendorong transformasi bisnis berkelanjutan, termasuk mendukung target Net Zero Emission 2060, dan pelaksanaan program berbasis prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) sebagai bagian dari kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan dukungan infrastruktur dan sistem distribusi terintegrasi, Terminal Khusus Kilang Balongan diharapkan terus menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional sekaligus memastikan pasokan energi masyarakat tetap terjaga. (R)
Ruteng (buseronline.com) Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelayanan kesehatan bagi korban gempa di RSUD
Kesehatan 4 jam lalu
Jayawijaya (buseronline.com) Gangguan tembakan terjadi di sekitar Polsek Asologaima, Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawij
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Kuningan (buseronline.com) Ratusan murid merayakan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Hari Anak Merdeka 2026 di Pas
Pendidikan 7 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Lebih dari 150 ribu masyarakat memadati kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk meng
Regional 7 jam lalu
Medan (buseronline.com) Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara di Jalan Adinegoro Nomor 4, Medan, kembali dibob
Hukum & Peristiwa 7 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan budaya menabung dan literasi keuangan sejak
Ekonomi 8 jam lalu
Ruteng (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mempercepat pembangunan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten
Kesehatan 9 jam lalu
Manggarai Barat (buseronline.com) Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat terdamp
Ekonomi 10 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kabar baik bagi para guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pemerintah me
Pendidikan 10 jam lalu
Cimanggis (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menggandeng Pemerintah Federal Jerman dan PT Bayer Indonesia untuk memperk
Kesehatan 11 jam lalu