Minggu, 04 Oktober 2026

Tingkatkan Kemitraan dan Diplomasi Ekonomi Global, Presiden Prabowo Kunjungi Inggris dan Swiss Hadiri WEF Davos

Senin, 19 Januari 2026 12:22 WIB
Tingkatkan Kemitraan dan Diplomasi Ekonomi Global, Presiden Prabowo Kunjungi Inggris dan Swiss Hadiri WEF Davos
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss pada Minggu (18/1/2026) melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss, dalam rangka kunjungan kerja yang bertujuan memperkuat kemitraan strategis serta diplomasi ekonomi Indonesia di tingkat global.

Sekretaris Kabinet RI, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan agenda menghadiri sejumlah pertemuan bilateral dan forum ekonomi dunia.

“Pada hari Minggu siang, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss untuk menghadiri beberapa pertemuan strategis,” ujar Seskab Teddy.

Sebelum keberangkatan, Presiden Prabowo sempat menggelar pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof Sufmi Dasco Ahmad, untuk membahas laporan perkembangan informasi terkini yang menjadi acuan sebelum rangkaian pertemuan internasional.

Setibanya di London, Inggris, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas berbagai kerja sama strategis bilateral antara kedua negara. Selain itu, Presiden Prabowo juga akan bertemu dengan Raja Charles III dengan agenda utama pelestarian alam, lingkungan hidup, serta konservasi gajah, yang turut melibatkan sejumlah tokoh filantropi dunia.

Usai agenda di Inggris, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF). Di forum bergengsi ini, Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato kunci di hadapan para pemimpin dunia, pemangku kebijakan, dan pelaku ekonomi global.

“Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” tambah Seskab Teddy.

Kunjungan ini menunjukkan peran aktif Indonesia dalam percaturan global sekaligus memperkuat posisi negara dalam dinamika ekonomi dan geopolitik dunia.

Rangkaian agenda di Inggris dan Swiss diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru, baik di bidang ekonomi, lingkungan, maupun pembangunan berkelanjutan. (P3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru