Selasa, 07 April 2026

Pertapreneur Aggregator Dorong UMKM Pangan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Senin, 19 Januari 2026 06:16 WIB
Pertapreneur Aggregator Dorong UMKM Pangan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Perwakilan PT Pertamina (Persero) menyerahkan apresiasi kepada salah satu Champion Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025 dalam kegiatan penguatan UMKM pangan berdaya saing di Jakarta, Kamis (15/1/2026). (Dok/Pertamina)

Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) melalui Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025 terus mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor pangan agar tumbuh sebagai pelaku usaha yang berstandar dan berdaya saing.


Program ini difokuskan pada pengembangan UMKM pangan fungsional yang tidak hanya menghasilkan produk alami, tetapi juga aman, teruji, serta memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan nasional.


Pendekatan yang diterapkan dalam Program Pertapreneur Aggregator menempatkan keamanan pangan dan kualitas produk sebagai fondasi utama dalam proses pendampingan UMKM.


Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.


Pertamina secara konsisten mendorong penguatan tata kelola produksi, konsistensi mutu, serta kesiapan operasional UMKM pangan lokal. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas daya saing produk di pasar.


Dilansir dari laman Pertamina, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa penguatan UMKM pangan sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.


“UMKM pangan perlu didorong untuk naik kelas dengan standar yang kuat. Dengan sistem dan kualitas yang terjaga, UMKM dapat berperan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menyediakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Baron, Kamis.


Salah satu peserta Program Pertapreneur Aggregator 2025, Imago Raw Honey asal Bogor, menjadi salah satu dari 10 Champion PAG 2025 yang saat ini memasuki tahap Business Acceleration & Scaling Up.


Melalui pendampingan tersebut, Imago Raw Honey memperkuat strategi bisnis dan kesiapan ekspansi dengan mengembangkan madu fungsional berbasis riset, guna menjaga kualitas produk dan memastikan keamanan pangan secara konsisten.


Pemilik Imago Raw Honey, Henry, mengungkapkan bahwa pendampingan dalam Program PAG memberikan dampak signifikan terhadap penguatan manajemen dan operasional usaha.


Pada Desember 2025, Imago Raw Honey berhasil memperoleh sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sebagai langkah penting dalam menjamin keamanan pangan serta kesiapan produksi dalam skala besar.


Program Pertapreneur Aggregator yang berlangsung sejak akhir 2025 ini mencakup sejumlah tahapan, mulai dari Business Acceleration secara daring, hingga kelas Business Acceleration & Scaling Up yang menghadirkan mentor dari Universitas Gadjah Mada.


Sebanyak 10 Champion PAG 2025 mengikuti pembekalan intensif yang mencakup penguatan strategi bisnis serta penyusunan awal Business Improvement Plan (BIP), termasuk aspek finansial sebagai dasar perencanaan pengembangan usaha.


Memasuki Januari 2026, program berlanjut pada tahap Visitasi Lapangan (Site Visit) oleh tim asesor ke lokasi usaha masing-masing Champion. Visitasi ini difokuskan pada validasi lapangan dengan mencocokkan dokumen BIP dan kondisi riil usaha, meliputi aset, kapasitas produksi, stok, serta operasional sebagai penetapan data baseline.


Selain itu, visitasi juga diarahkan untuk finalisasi Objective and Key Results (OKR) dengan menurunkan strategi BIP ke dalam target bulanan yang terukur.


Tahap ini menjadi dasar pemantauan kinerja sekaligus kesiapan pencairan hibah, serta mencakup verifikasi kesiapan agregasi, termasuk keberadaan dan kesiapan calon UMKM yang akan dikembangkan melalui skema kolaborasi dan agregasi usaha.


Melalui Program Pertapreneur Aggregator, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM pangan agar tumbuh sebagai pelaku usaha yang berstandar, berdaya saing, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat Indonesia.


Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).


Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada penguatan tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, serta pelestarian lingkungan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru