Rabu, 27 Mei 2026

Literasi Keuangan: Fondasi Menuju Kecerdasan Finansial Masyarakat

Senin, 03 November 2025 11:09 WIB
Literasi Keuangan: Fondasi Menuju Kecerdasan Finansial Masyarakat
Wakil Wali Kota Bandung Erwin memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan di arena Bandung Fair 2025, Kiara Artha Park, Jumat (31/10/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat yang cerdas dan mandiri secara finansial. Salah satu upayanya diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan yang digelar di arena Bandung Fair 2025, Kiara Artha Park, Jumat.

Kegiatan tersebut menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, pelaku UMKM, serta komunitas koperasi di Kota Bandung. Mereka mendapatkan edukasi langsung mengenai cara pengelolaan keuangan yang bijak dan aman di era digital.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskopukm) Kota Bandung beserta seluruh mitra yang telah menggagas kegiatan tersebut.

Menurutnya, literasi keuangan menjadi pondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang berdaya secara ekonomi dan tidak mudah terjebak dalam praktik keuangan ilegal.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kita dalam membangun masyarakat yang cerdas, berintegritas, dan mandiri secara finansial. Di tengah luasnya akses keuangan digital, kemampuan masyarakat untuk memahami dan mengelola uang dengan bijak menjadi sangat penting,” ujar Erwin.

Ia menambahkan, literasi keuangan tidak hanya sebatas menabung atau berinvestasi, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola pendapatan secara terencana agar terhindar dari kesalahan finansial yang dapat berdampak negatif terhadap usaha dan keluarga.

“Perencanaan keuangan yang baik menjadi benteng ketahanan ekonomi keluarga. Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus mendorong pelaku koperasi dan usaha mikro agar maju secara ekonomi, unggul, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” imbuhnya.

Acara ini turut menghadirkan Rani Puspadharma dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Rani menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal seperti judi daring dan pinjaman online tanpa izin yang kini marak menjebak masyarakat.

“Judi daring tidak memberikan manfaat apa pun, justru membawa kerugian besar baik secara finansial maupun mental. Waspadai juga modus kejahatan digital yang menyusup melalui tautan aplikasi. Lindungi diri dengan mencari kesibukan yang bermanfaat, berinvestasi secara legal dan logis seperti emas, serta terus meningkatkan edukasi keuangan diri,” tutur Rani.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami dasar-dasar pengelolaan keuangan dan investasi legal, tetapi juga mampu mengasah keterampilan praktis dalam menghadapi peluang serta risiko ekonomi digital.

Sosialisasi literasi keuangan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Bandung dalam membangun ekosistem ekonomi inklusif yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
komentar
beritaTerbaru