Rabu, 27 Mei 2026

Wakil Wali Kota Bandung Ajak UMKM Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Rabu, 15 Oktober 2025 10:21 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Ajak UMKM Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Wakil Wali Kota Bandung Erwin memberikan sambutan saat membuka Festival UMKM Perempuan Bandung di halaman Gedung MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Jalan BKR No 177, Minggu (12/10/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-215 Kota Bandung, ratusan pelaku UMKM perempuan berkumpul dalam Festival UMKM Perempuan Bandung di halaman Gedung MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Jalan BKR No 177, Minggu.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pertani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bandung bekerja sama dengan DPC Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Srikandi Pemuda Pancasila.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat kolaboratif perempuan Bandung dalam menggerakkan perekonomian dan membangun kemandirian sosial.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata, perempuan Kota Bandung bukan hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pelaku perubahan sosial,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Erwin menjelaskan, sektor UMKM menjadi penopang utama ekonomi Kota Bandung. Pemkot saat ini mengembangkan program besar melalui UMKM Center di 30 kecamatan, yang berfungsi sebagai pusat inkubasi bisnis, pelatihan digital marketing, dan ekonomi kreatif.

“Di setiap kecamatan kami kembangkan pusat kuliner, wirausaha masjid, hingga wirausaha pesantren. Ini bagian dari program Bandung Utama untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkot Bandung terus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat agar pelaku UMKM mendapatkan pelatihan dan akses permodalan yang lebih luas.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Erwin mengaitkan semangat kolaborasi ini dengan nilai-nilai keagamaan, mengutip surat Al-Maidah ayat 2 sebagai dasar pentingnya tolong-menolong dalam kebaikan.

“Kegiatan ini adalah implementasi dari wa ta awanu ‘alal birri wat taqwa atau tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, tapi jangan sampai wala ta’awanu ‘alal itsmi wal ‘udwan – tolong-menolong dalam permusuhan. Di dunia usaha tidak perlu bersaing secara tidak sehat, rezeki sudah diatur oleh Allah. Mari saling dukung dan gotong royong,” pesannya.

Erwin juga meminta agar pelaku UMKM perempuan didorong masuk ke sistem e-Katalog Pemkot Bandung, sehingga produk lokal dapat menjadi prioritas pengadaan di lingkungan pemerintah.

“Nanti setiap rapat atau kegiatan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa pesan dari pengusaha UMKM lokal. Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha kecil,” tambahnya.

Wakil Wali Kota menyinggung tantangan ekonomi yang dihadapi kota. Tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini berada di angka 7,4 persen, dan pemerintah menargetkan penurunan hingga 6,4 persen melalui pemberdayaan UMKM serta penciptaan lapangan kerja baru.

Dengan program seperti Festival UMKM Perempuan ini, Pemkot Bandung berharap ekonomi lokal semakin tumbuh, masyarakat berdaya, dan perempuan menjadi penggerak pembangunan sosial-ekonomi kota. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
komentar
beritaTerbaru