Selasa, 21 Juli 2026

Kunjungan Wisata ke Jawa Barat Naik 30 Persen hingga Agustus 2025

Selasa, 14 Oktober 2025 12:16 WIB
Kunjungan Wisata ke Jawa Barat Naik 30 Persen hingga Agustus 2025
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan berbicara dalam Press Talk bersama Pokja PWI Jabar Gedung Sate, Bandung, Jumat (10/10/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Provinsi Jawa Barat (Jabar) hingga Agustus 2025 tercatat mengalami peningkatan signifikan sebesar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jabar, Iendra Sofyan, dalam acara Press Talk bersama Pokja PWI Jabar di Gedung Sate, Bandung, Jumat.

“Jawa Barat masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Hingga Agustus 2025, jumlah wisatawan mencapai 16,64 juta orang, menjadi capaian tertinggi sejak tahun 2021,” ujar Iendra.

Menurutnya, daya tarik utama sektor pariwisata Jabar masih didominasi oleh wisata alam dan wisata budaya. Keindahan alam pegunungan, air terjun, danau, hingga wisata agro, serta kekayaan tradisi dan budaya lokal menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

“Wisata alam kita masih menjadi daya tarik utama, disamping wisata budaya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain,” tambahnya.

Selain itu, Iendra mengungkapkan munculnya tren baru di kalangan wisatawan, yaitu wisata berbasis kesehatan atau healing tourism.

“Ada wisata yang menggabungkan pariwisata dengan pengobatan alami seperti spa tradisional, ritual spiritual, dan kuliner sehat. Ini menjadi pilihan favorit wisatawan yang ingin relaksasi sekaligus menjaga kesehatan,” jelasnya.

Untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor pariwisata, Disparbud Jabar menerapkan tiga langkah utama, yaitu menjaga kelestarian alam, melestarikan budaya lokal, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata.

“Ketiga langkah ini menjadi pondasi penting agar sektor pariwisata tetap berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa merusak lingkungan,” tegas Iendra.

Ia juga menutup kegiatan dengan memaparkan tiga prinsip dasar pembangunan pariwisata berkelanjutan di Jawa Barat, yakni aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Kami berkomitmen agar pembangunan pariwisata di Jabar tidak hanya mengejar jumlah wisatawan, tapi juga berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Petani Akui Program Pemerintah Tingkatkan Produktivitas dan Ketahanan Pangan
Kemendikdasmen Perkuat Mutu PAUD Lewat Sulingjar 2026
Ditpamobvit Baharkam Polri dan PT ABB Perkuat Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional
Gubernur Sumut Janjikan Bantuan Kapal dan Perbaikan Jalan Saat Serap Aspirasi Warga Nias Barat
Pertamina Dukung Percepatan Pengelolaan Sampah Melalui Proyek PSEL di Kertamantul
Gubernur Sumut Perintahkan Penanganan Cepat Pasien Tumor Ganas di Nias Selatan
komentar
beritaTerbaru