Minggu, 01 November 2026

Kunjungan Wisata ke Jawa Barat Naik 30 Persen hingga Agustus 2025

Selasa, 14 Oktober 2025 12:16 WIB
Kunjungan Wisata ke Jawa Barat Naik 30 Persen hingga Agustus 2025
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan berbicara dalam Press Talk bersama Pokja PWI Jabar Gedung Sate, Bandung, Jumat (10/10/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Provinsi Jawa Barat (Jabar) hingga Agustus 2025 tercatat mengalami peningkatan signifikan sebesar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jabar, Iendra Sofyan, dalam acara Press Talk bersama Pokja PWI Jabar di Gedung Sate, Bandung, Jumat.

“Jawa Barat masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Hingga Agustus 2025, jumlah wisatawan mencapai 16,64 juta orang, menjadi capaian tertinggi sejak tahun 2021,” ujar Iendra.

Menurutnya, daya tarik utama sektor pariwisata Jabar masih didominasi oleh wisata alam dan wisata budaya. Keindahan alam pegunungan, air terjun, danau, hingga wisata agro, serta kekayaan tradisi dan budaya lokal menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

“Wisata alam kita masih menjadi daya tarik utama, disamping wisata budaya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain,” tambahnya.

Selain itu, Iendra mengungkapkan munculnya tren baru di kalangan wisatawan, yaitu wisata berbasis kesehatan atau healing tourism.

“Ada wisata yang menggabungkan pariwisata dengan pengobatan alami seperti spa tradisional, ritual spiritual, dan kuliner sehat. Ini menjadi pilihan favorit wisatawan yang ingin relaksasi sekaligus menjaga kesehatan,” jelasnya.

Untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor pariwisata, Disparbud Jabar menerapkan tiga langkah utama, yaitu menjaga kelestarian alam, melestarikan budaya lokal, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata.

“Ketiga langkah ini menjadi pondasi penting agar sektor pariwisata tetap berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa merusak lingkungan,” tegas Iendra.

Ia juga menutup kegiatan dengan memaparkan tiga prinsip dasar pembangunan pariwisata berkelanjutan di Jawa Barat, yakni aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Kami berkomitmen agar pembangunan pariwisata di Jabar tidak hanya mengejar jumlah wisatawan, tapi juga berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
DKD Toba Gelar Lomba Menulis Aksara Batak, 51 Pelajar SMP Ambil Bagian
PWI Sumut Buka Pendaftaran Calon Ketua Periode 2026-2031, Dimulai 2 November
GAMKI Toba Gelar Got Talent, 27 Peserta Unjuk Bakat Bernyanyi di Balige
Pameran Tanaman Endemik Toba, Pemkab Dorong Pelestarian dan Pengembangan UMKM
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Seluruh Siswa Kini Gratis
Kemendikdasmen Perkuat Empat Pilar Pendidikan, Revitalisasi 59 Ribu Sekolah dan Salurkan 300 Ribu IFP
komentar
beritaTerbaru