Selasa, 07 April 2026

Program LokaModal Hadir untuk Mempermudah Pinjaman UMKM

Selasa, 30 September 2025 12:30 WIB
Program LokaModal Hadir untuk Mempermudah Pinjaman UMKM
Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman bersama para penerima sertifikat berfoto bersama usai penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) dalam peluncuran program LokaModal di Gedung Pendopo Garut, Kamis (25/9/2025). (Dok/Diskominfo Garut)
Garut (buseronline.com) - Pemerintah meluncurkan program Lokomotif Akses Permodalan (LokaModal) di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kamis, ini menjadi langkah nyata dalam mempermudah akses permodalan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), terutama mereka yang belum terjangkau pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menjelaskan bahwa LokaModal dirancang sebagai solusi pembiayaan non-KUR untuk UMKM yang menghadapi kendala jaminan sertifikat tanah.

Menurutnya, kolaborasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

“Wah ini kalau tidak dapat dukungan dari ATR/BPN tidak mungkin bisa jalan, karena banyak teman-teman usaha mikro yang punya problem sertifikat dan tanah. Nah ini dimuluskan dan dilancarkan oleh teman-teman ATR/BPN,” ujar Maman.

Ia menegaskan, program LokaModal akan berfokus pada sektor produksi karena memiliki efek ganda bagi perekonomian.

“Kalau kita dorong ke sektor produksi, efek gandanya ada, seperti penyerapan tenaga kerja, ada nilai tambah produk, lalu rantai pasok juga bisa terbangun,” tambahnya.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, turut menegaskan dukungannya. Menurutnya, pembiayaan adalah salah satu tantangan terbesar bagi UMKM, dan pemanfaatan aset atau lahan sebagai jaminan menjadi solusi strategis.

“Pembiayaan merupakan salah satu tantangan utama dari pengusaha UMKM. Salah satunya dapat diperoleh melalui jaminan dari aset maupun lahan yang dimiliki. Dengan LokaModal, UMKM bisa mengakses pembiayaan di luar KUR dengan aset mereka sendiri sebagai jaminan di bank atau lembaga keuangan,” jelas Ossy.

Ia menambahkan, Kementerian ATR saat ini juga tengah menjalankan program sertifikat hak atas tanah lintas sektoral bagi petani, nelayan, dan UMKM. Untuk mendukung program ini, pengawasan akan diperketat di tingkat Kantor Pertanahan dan Kantor Wilayah agar proses sertifikasi berjalan rutin dan tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih karena Garut dipilih sebagai lokasi peluncuran program nasional ini.

“Dengan adanya program ini diharapkan akses permodalan akan semakin ringan. Ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM di Garut,” ucapnya.

Peluncuran LokaModal turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan petunjuk teknis di tingkat kementerian. Dengan begitu, program ini diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Garut dan daerah lainnya di Indonesia. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru