Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong percepatan pembangunan SMP Negeri (SMPN) 60 Bandung agar segera rampung dan dapat menampung lebih banyak siswa.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa keberadaan sekolah ini sangat penting untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Wates dan sekitarnya.
“Sekolah ini nantinya bisa menampung sekitar 800 siswa dari dua kecamatan. Karena itu, saya sangat berharap semua pihak berkolaborasi mendukung pembangunannya. Jangan sampai terhenti. Targetnya ada 26 ruang kelas, saat ini baru terbangun 10 ruang,” ujar Erwin saat meninjau pembangunan SMPN 60 Bandung, Jumat.
Ia berharap seluruh pembangunan dapat selesai pada 2026. “Mudah-mudahan pada tahun 2026 bisa rampung seluruhnya, sehingga warga di dua kecamatan ini tertampung di SMPN 60,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Erwin juga menekankan agar kualitas pembangunan tetap terjaga. Ia berpesan kepada kontraktor agar bekerja sesuai spesifikasi serta menjadikan pekerjaan ini sebagai bentuk ibadah.
“Saya minta Diciptabintar dan Dinas Pendidikan terus memantau pembangunan ini hingga selesai Desember. Kontraktor pun harus membangun sebaik mungkin, sekuat mungkin,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 60 Bandung, Dedeh Nurhayati, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas terealisasinya pembangunan sekolah yang telah diperjuangkan sejak 2018.
“Alhamdulillah, setelah menunggu tujuh tahun akhirnya SMPN 60 bisa dibangun. Tentu ini berkat dukungan pemerintah, dinas terkait, dan masyarakat. Harapan kami, anak-anak di wilayah ini bisa belajar dengan nyaman dan mendapat pendidikan terbaik,” ucap Dedeh.
Ia menambahkan, SMPN 60 berkomitmen untuk mencetak generasi yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, sosial, berbudaya, dan berakhlak mulia.
Dengan percepatan pembangunan ini, Pemkot Bandung berharap SMPN 60 dapat segera beroperasi penuh sebagai sarana pendidikan yang representatif bagi masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar