Selasa, 07 April 2026

Apresiasi Wali Kota Bandung untuk 30 UMKM Unggulan di Pasar Kreatif 2025

Jumat, 05 September 2025 10:21 WIB
Apresiasi Wali Kota Bandung untuk 30 UMKM Unggulan di Pasar Kreatif 2025
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama jajaran meninjau Pasar Kreatif Bandung 2025 di Kings Shopping Center, Jalan Kepatihan, Bandung, Senin (1/9/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Pasar Kreatif Bandung 2025 di Kings Shopping Center, Jalan Kepatihan, sejak Jumat (29/8/2025). Sebanyak 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) unggulan terlibat dalam pameran produk kreatif tersebut.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meninjau langsung kegiatan yang berlangsung hingga 7 September itu. Ia mengapresiasi semangat para pelaku usaha yang dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi ritel di Kota Bandung.

“Ekonomi ritel inilah yang menghidupi dan memutar perekonomian Kota Bandung secara keseluruhan. Mudah-mudahan model seperti Pasar Kreatif ini bisa terus berlanjut,” ujar Farhan, Senin.

Menurutnya, produk-produk yang ditampilkan beragam dan sesuai dengan karakter pengunjung pusat perbelanjaan.

“Di Kings ini, target market-nya cocok, 90 persen perempuan. Produk yang ditampilkan bagus-bagus, ayo warga Bandung datang belanja ke Pasar Kreatif di Kings sebelum berakhir 7 September,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menjelaskan Pasar Kreatif di Kings Shopping Center merupakan penyelenggaraan keempat dari total delapan mal yang menjadi lokasi kegiatan.

“Secara keseluruhan, Pasar Kreatif Bandung 2025 melibatkan 331 pelaku UMKM. Untuk di Kings, ada 30 pelaku usaha yang dikurasi sesuai karakter pengunjung mall. Hampir 90 persen pasarnya perempuan, sehingga produk-produk yang ditampilkan pun menyesuaikan,” jelas Ronny.

Ia menambahkan, hingga pelaksanaan di empat mal, omzet kegiatan sudah menembus Rp3,9 M. Sebagai perbandingan, pada 2024 Pasar Kreatif berhasil mencatat omzet Rp8,7 M.

“Targetnya tentu lebih tinggi dari tahun lalu. Meski daya beli masyarakat tahun ini cenderung menurun, kami optimis UMKM Bandung tetap bisa tumbuh,” katanya.

Ronny juga mengungkapkan, testimoni para pelaku usaha menunjukkan adanya dampak positif dari kegiatan ini.

“Mereka merasa diperhatikan pemerintah, terutama peserta baru yang branding-nya kini lebih dikenal masyarakat. Media sosial mereka juga bertambah follower. Harapannya, manfaat ini berlanjut tidak hanya selama pameran, tapi juga setelahnya, baik melalui penjualan offline maupun online,” ucapnya.

Berdasarkan informasi dari pasarkreatifbandung.com, delapan mal yang menjadi lokasi Pasar Kreatif 2025 yaitu:

D Botanica (8–17 Agustus)

23 Paskal (22–31 Agustus)

Paris Van Java (18–24 Agustus)

Kings Shopping Center (29 Agustus–7 September)

Cihampelas Walk (5–14 September)

Trans Studio Mall (15–21 September)

Festival Citylink (19–28 September)

Summarecon Mall (26 September–5 Oktober)

Pasar Kreatif Bandung 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar semakin berdaya saing. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru