Selasa, 21 Juli 2026

Produktivitas Tambak Pantura Jabar Digenjot Lewat Inovasi Nila Salin Fast Growth

Jumat, 29 Agustus 2025 12:16 WIB
Produktivitas Tambak Pantura Jabar Digenjot Lewat Inovasi Nila Salin Fast Growth
Petambak menunjukkan ikan nila hasil budidaya dengan inovasi rekayasa Nila Salin Fast Growth di wilayah Pantai Utara Jawa Barat, Kamis (28/8/2025). (Dok/Pemdaprov Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara (PAPLWU) meluncurkan inovasi Fast Growth Ikan Nila Salin sebagai strategi peningkatan produktivitas budidaya air payau di wilayah Pantai Utara (Pantura), Kamis.

Program ini digulirkan untuk menjawab tantangan rendahnya produktivitas tambak tradisional sekaligus memenuhi kebutuhan akan benih nila salin unggul yang mampu beradaptasi pada salinitas tinggi, tahan penyakit, dan memiliki pertumbuhan cepat.

Sejumlah capaian sudah diraih, antara lain penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya Ikan Nila Salin Fast Growth. Dokumen tersebut menjadi panduan bagi pembudidaya dalam menghitung, mengelola, dan menjalankan kegiatan budidaya secara efektif di lapangan.

Selain itu, kerja sama riset telah dijalin dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Pemerintah juga tengah mematangkan Memorandum of Understanding (MoU) dengan IPB University terkait inovasi rekayasa genetika ikan nila salin.

Dalam jangka pendek, juknis dan SOP ini akan menjadi acuan teknis di lapangan. Sedangkan dalam jangka panjang, riset kolaboratif dengan ITB dan IPB ditargetkan mampu menghasilkan varietas nila salin unggul CEMPAKA (Cepat, Melesat, dan Pakan Akurat).

Dengan hadirnya inovasi ini, produktivitas tambak di wilayah Pantura Jawa Barat diharapkan meningkat signifikan. Selain mendongkrak hasil budidaya, program ini juga bertujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan di daerah tersebut. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan PT PPA Ditahan
Bupati Garut Ajak Siswa Aktif Berorganisasi dan Kembangkan Potensi Diri
Polri Telusuri Dugaan Penyanderaan Dua WNI di Myanmar, Diduga Jadi Korban Sindikat TPPO
komentar
beritaTerbaru