Rabu, 07 Oktober 2026

Halaman Istana Jadi Saksi Pesta Rakyat Merayakan Kemerdekaan

Selasa, 19 Agustus 2025 07:28 WIB
Halaman Istana Jadi Saksi Pesta Rakyat Merayakan Kemerdekaan
Suasana Pesta Rakyat di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025) setelah Upacara Detik-Detik Proklamasi.
Jakarta (buseronline.com) - Halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu menjadi saksi kebersamaan antara rakyat dan pemimpin negara setelah Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Seusai upacara, masyarakat yang hadir tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka bergerak menuju halaman tengah istana untuk menikmati pesta rakyat yang digelar untuk pertama kalinya di lingkungan Istana sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan.

Pesta rakyat ini menampilkan puluhan stan makanan yang dikelola oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari sekitar Istana. Berbagai hidangan khas Nusantara tersaji berjejer, mulai dari sate, soto ayam, mie goreng Jawa, hingga aneka kudapan tradisional lainnya.

Kursi-kursi yang diletakkan di antara pohon rindang memudahkan masyarakat menikmati hidangan sambil ditemani alunan musik grup Ndarboy Genk, menambah kemeriahan suasana.

Sejumlah warga mengapresiasi inisiatif ini. Zefanya, salah seorang pengunjung, mengaku terkesan karena acara ini memungkinkan masyarakat dan pejabat berkumpul dalam satu momen kebersamaan.

“Kita bisa bersama-sama pejabat dengan rakyat, bisa bersama-sama menyatu dalam satu acara khusus untuk menikmati hidangan yang telah disajikan oleh Istana Merdeka Jakarta,” ujarnya.

Dewi Leba, warga dari Nusa Tenggara Timur, menambahkan bahwa pesta rakyat juga memberi manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM. “Selain ada pesta kemeriahannya, roda ekonomi di tempat ini juga berputar dan membantu para pelaku usaha, makanan, dan lain-lain,” tuturnya.

Para pedagang pun merasakan kebanggaan tersendiri. Ahmad Musfiq, pedagang sate Madura, mengaku bangga bisa membawa dagangannya masuk ke Istana untuk pertama kalinya.

Sedangkan Khoirun Nasikin, pedagang mie goreng Jawa yang sebelumnya pernah mendapatkan kesempatan masuk Istana, menilai pesta rakyat kali ini terasa berbeda dan lebih menyenangkan. “Semoga makin berkembang, ekonominya makin membaik,” ujarnya.

Gelaran pesta rakyat di halaman tengah Istana ini menjadi simbol keterbukaan dan kebersamaan. Di tengah peringatan kemerdekaan yang penuh khidmat, masyarakat bisa bergembira, berbagi makanan, dan merayakan semangat persatuan.

Dengan santapan tradisional di tangan, rakyat dari berbagai kalangan melebur tanpa sekat, membuktikan bahwa kemerdekaan bukan hanya milik negara, tetapi juga milik seluruh rakyat Indonesia. (R3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027
Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon
Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”
Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
komentar
beritaTerbaru