Selasa, 21 Juli 2026

Kolaborasi ITB–Tsinghua Didorong Mendiktisaintek, Pembangunan Ekonomi Inovasi

Senin, 04 Agustus 2025 12:23 WIB
Kolaborasi ITB–Tsinghua Didorong Mendiktisaintek, Pembangunan Ekonomi Inovasi
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, berbicara dalam pertemuan kolaborasi ITB dan Tsinghua University di ITB Kampus Jakarta, Selasa (29/7/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong kerja sama strategis antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Tsinghua University dalam upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan ekonomi nasional berbasis inovasi dan teknologi.

Hal itu disampaikan Menteri Brian dalam sambutannya pada kegiatan akademik di Kampus ITB Jakarta, Selasa. Ia menilai kolaborasi antara dua universitas unggulan dari Indonesia dan Tiongkok tersebut akan memberikan dampak besar tidak hanya dalam pengembangan pendidikan tinggi, tetapi juga dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui riset dan inovasi.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kita membutuhkan terobosan baru dan platform unik yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan bangsa,” tegas Brian Yuliarto.

Ia menyebut ITB sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang memiliki kapasitas unggul dalam bidang riset dan pengajaran, khususnya pada bidang sains, teknologi, dan rekayasa. Sementara itu, Tsinghua University dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di Asia dan dunia, dengan rekam jejak kuat dalam inovasi teknologi dan kolaborasi internasional.

Dalam kerja sama ini, Brian mendorong agar kedua universitas mengembangkan berbagai program strategis seperti riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program studi lintas negara yang relevan dengan tantangan masa depan.

Menteri Brian juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Tsinghua University yang telah mulai membangun fasilitas pendidikan di Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi titik awal terbentuknya pusat kolaborasi riset dan inovasi di kawasan Asia Tenggara.

Wakil Ketua Tsinghua University, Bin Yang, yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen Tsinghua untuk mendorong program-program nyata yang mampu menghasilkan inovasi berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem inovasi, tidak hanya di kampus, tetapi juga di industri dan masyarakat. Selain itu, kami siap mendukung pengembangan kepemimpinan masa depan Indonesia melalui program pelatihan bersama, gelar ganda, dan riset kolaboratif di berbagai bidang strategis,” ujar Bin Yang.

Tak hanya terbatas di Jawa, Bin Yang juga membuka peluang kolaborasi pendidikan dan riset di wilayah lain Indonesia seperti Sumatera dan Kalimantan. Ia mengusulkan agar kerja sama antara ITB dan Tsinghua diperluas dengan menyelenggarakan konferensi bersama Dewan Ekonomi Nasional pada Oktober mendatang.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh konkret dari kerja sama internasional berbasis hasil (result-oriented cooperation), yang dapat mempercepat transformasi riset menjadi inovasi dan mendukung penguatan sumber daya manusia unggul di Indonesia.

“Dengan sinergi seperti ini, kita bisa menciptakan pusat-pusat inovasi baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan,” pungkas Brian. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Disdik Kabupaten Bekasi Gelar Gema Tunas 2026, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Warga Belajar
Pemkab Bekasi Peringati Harkopnas Ke-79, Dorong Penguatan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Tiga Anggota KKB Tewas dalam Operasi Damai Cartenz di Yahukimo
Kemenkes Tarik Investasi Takeda, Perkuat Hilirisasi Industri Kesehatan Nasional
RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Disepakati Lanjut ke Paripurna DPR
Mbappe Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Pertahankan Sepatu Emas dan Pecahkan Rekor Gol
komentar
beritaTerbaru