Selasa, 21 Juli 2026

Pertemuan Menkeu RI dan Australian Treasurer di G20 Afrika Selatan, Fokus Penguatan Ekonomi Bilateral

Sabtu, 19 Juli 2025 12:25 WIB
Pertemuan Menkeu RI dan Australian Treasurer di G20 Afrika Selatan, Fokus Penguatan Ekonomi Bilateral
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Australian Treasurer Jim Chalmers di sela Pertemuan G20 di Zimbali, Afrika Selatan, Jumat (18/7/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, melakukan pertemuan bilateral dengan Australian Treasurer Jim Chalmers di sela-sela Pertemuan Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Zimbali, KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, Jumat.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi bilateral di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, kedua menteri membahas berbagai isu penting terkait kondisi perekonomian dunia. Salah satu topik utama adalah strategi masing-masing negara dalam merespons tantangan tarif perdagangan yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi domestik.

“Kami berdiskusi tentang pentingnya koordinasi kebijakan dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global yang meningkat, termasuk dampak dari ketegangan perdagangan internasional,” ujar Sri Mulyani usai pertemuan.

Selain isu perdagangan, pembahasan juga mengarah pada eksplorasi potensi kerja sama strategis di sektor-sektor prioritas, yakni pangan dan energi. Kedua sektor ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto dan menjadi perhatian utama pemerintah Australia dalam menjawab isu ketahanan global.

Dalam konteks pembangunan domestik, Sri Mulyani juga menyoroti pentingnya pembiayaan sektor perumahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

“Sektor properti yang kuat sangat penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan,” jelasnya.

Pada akhir pertemuan, Sri Mulyani menyerahkan cinderamata berupa kerajinan perak khas Yogyakarta dari pelaku UMKM kepada Jim Chalmers sebagai simbol persahabatan dan apresiasi. Cinderamata tersebut disambut dengan hangat dan menjadi bentuk penghargaan atas hubungan erat antara kedua negara.

Pertemuan bilateral ini menandai kelanjutan dari komitmen Indonesia dan Australia dalam memperkuat kemitraan ekonomi dan keuangan. Kedua negara sepakat untuk terus meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan global serta membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan PT PPA Ditahan
Bupati Garut Ajak Siswa Aktif Berorganisasi dan Kembangkan Potensi Diri
Polri Telusuri Dugaan Penyanderaan Dua WNI di Myanmar, Diduga Jadi Korban Sindikat TPPO
komentar
beritaTerbaru