Selasa, 07 April 2026

Menkeu: Profesionalisme dan Integritas Kunci Kelola Keuangan Negara

Selasa, 24 Juni 2025 12:22 WIB
Menkeu: Profesionalisme dan Integritas Kunci Kelola Keuangan Negara
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan arahan dalam acara Pelantikan Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (20/6/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap lini pengelolaan keuangan negara.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pelantikan Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Kementerian Keuangan yang digelar pada Jumat di Jakarta.

Dalam sambutannya, Menkeu mengingatkan kepada para pejabat yang baru dilantik agar senantiasa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi pemimpin yang kuat, khususnya di level menengah seperti pejabat eselon III, IV, dan fungsional, yang menurutnya memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan Indonesia.

“Keputusan Anda harus selalu dapat dipertanggungjawabkan secara profesional dan akurat,” tegas Menkeu Sri Mulyani di hadapan para peserta pelantikan.

Ia menambahkan, di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, keberadaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai shock absorber atau penahan guncangan ekonomi sangat vital. Oleh karena itu, pejabat Kemenkeu dituntut untuk mampu bertindak cepat, tepat, dan akuntabel dalam merespons berbagai situasi.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa integritas dan kompetensi harus berjalan seiring dalam mengelola penerimaan negara, termasuk perpajakan, serta belanja negara yang berdampak langsung pada masyarakat. Setiap rupiah yang dikelola merupakan uang rakyat, sehingga setiap keputusan dan kebijakan harus dijalankan dengan itikad baik dan prinsip transparansi.

“Anda mengelola uang rakyat. Maka integritas dan profesionalisme adalah harga mati dalam setiap kebijakan yang Anda ambil,” ujarnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, Menkeu juga menyoroti pentingnya penguatan sistem digital dalam mendukung pengelolaan keuangan negara yang efisien dan aman. Ia mengingatkan bahwa infrastruktur digital yang lemah bisa berisiko mengganggu stabilitas sistem keuangan nasional secara keseluruhan.

“Jika sistem kita lemah, maka seluruh sistem keuangan negara dapat lumpuh,” imbuhnya.

Dalam penutup arahannya, Sri Mulyani mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas negara dengan dedikasi dan semangat nasionalisme yang tinggi.

“Jangan pernah lelah mencintai Republik Indonesia. Lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab dan rasa hormat. Bangunlah negeri ini menjadi adil, makmur, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Menkeu.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Keuangan dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat birokrasi profesional, serta memastikan setiap individu di lingkungan Kemenkeu dapat memberikan kontribusi terbaik bagi negara. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru