Rabu, 07 Oktober 2026

Menkeu Sri Mulyani dan Polri Bersinergi Jaga Stabilitas Nasional demi Kesejahteraan

Senin, 23 Juni 2025 12:20 WIB
Menkeu Sri Mulyani dan Polri Bersinergi Jaga Stabilitas Nasional demi Kesejahteraan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Polri Tahun 2025, Kamis (19/6/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan pentingnya sinergi antara Kementerian Keuangan dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan efektif sebagai instrumen pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Menkeu dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Polri Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis.

“Saya mungkin termasuk menteri yang rajin hadir di forum ini untuk menunjukkan betapa pentingnya Kepolisian Republik Indonesia dalam penyelenggaraan negara dan menjaga masyarakat, serta perekonomian,” ujar Sri Mulyani dalam sambutannya.

Menkeu memaparkan bahwa kondisi global saat ini tengah dilanda tantangan besar, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dan Eropa, hingga memudarnya sistem tata kelola dunia berbasis multilateralisme. Menurutnya, kondisi ini menuntut Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pertahanan, dan keamanan.

“Sebagai bangsa besar, geografinya besar, populasinya besar, ekonominya besar, kita perlu untuk terus meneliti dan melakukan evaluasi terhadap cara kita mengelola negara. Agar amanat Undang-Undang Dasar yang disebut ‘melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia’ itu bisa betul-betul kita yakini terjaga,” tegasnya.

Dalam konteks menghadapi guncangan eksternal, Menkeu menekankan bahwa APBN berperan sebagai shock absorber yang sangat vital. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, termasuk Polri, untuk turut menjaga kesehatan fiskal negara.

“Kepolisian juga punya tanggung jawab ikut menjaga kesehatan APBN,” kata Menkeu.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa arah kebijakan fiskal ke depan akan difokuskan pada program-program prioritas nasional seperti ketahanan pangan dan energi, pendidikan, kesehatan, serta penanggulangan kemiskinan. Ia menyebut program unggulan seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, dan sekolah rakyat menjadi bagian dari strategi tersebut.

Dalam hal ini, peran Polri sangat dibutuhkan untuk mengawal pelaksanaan program agar berjalan dengan baik, aman, dan tepat sasaran. “Kita berharap Kepolisian untuk menjaga kepastian hukum, keamanan, ketenangan masyarakat sehingga kita bisa menjaga ekonomi bergerak secara baik,” ujarnya.

Menkeu juga memberikan apresiasi atas kontribusi Polri dalam kerja sama penegakan hukum, khususnya dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan narkotika, serta peran aktif Polri dalam menjaga kepatuhan pajak.

“Peranan Kepolisian sangat penting untuk masyarakat, untuk ekonomi, dan bagi kami sebagai Kementerian Keuangan. Sinergi Polri dengan Kementerian Keuangan terus terjalin baik. Kami akan terus mengajak bekerja sama, bekerja untuk menjaga Indonesia dan menjaga masyarakat Indonesia,” tutup Sri Mulyani. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027
Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon
Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”
Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
komentar
beritaTerbaru