Minggu, 12 April 2026

Jateng Perkuat Sinergi Ekonomi Regional, Gandeng 3 Provinsi Senilai Rp2,1 T

Senin, 16 Juni 2025 12:28 WIB
Jateng Perkuat Sinergi Ekonomi Regional, Gandeng 3 Provinsi Senilai Rp2,1 T
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Gubernur Riau Ansar Ahmad, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menandatangani kesepakatan kerja sama ekonomi antarprovinsi di Marriott Hotel Harbour Bay Batam, Sa
Kepulauan Riau (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menjalin kerja sama ekonomi strategis dengan tiga provinsi lainnya, yakni Riau, Lampung, dan Maluku Utara. Kerja sama tersebut mencakup sejumlah sektor penting dan bernilai total sekitar Rp2,1 T untuk periode empat tahun ke depan.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Riau Ansar Ahmad, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, yang berlangsung di Marriott Hotel Harbour Bay, Batam, Sabtu.

Dalam pernyataannya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa kerja sama antardaerah ini akan difokuskan pada empat bidang utama: investasi, pengembangan UMKM, ketahanan pangan, dan penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Penandatanganan kerja sama ini tidak hanya simbolis, tapi menjadi langkah nyata memperkuat konektivitas dan kolaborasi ekonomi antardaerah. Untuk tahap awal, nilainya mencapai sekitar Rp600 M per tahun,” jelas Luthfi.

Dengan akumulasi nilai mencapai Rp2,1 T dalam empat tahun, kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi baru dan meningkatkan efisiensi lintas wilayah.

Luthfi juga menegaskan bahwa kerja sama ini masih akan terus dikembangkan. Tiga bidang tambahan yang potensial untuk dijajaki adalah pariwisata, perindustrian dan perdagangan, serta pertanian dan perkebunan.

“Ini bisa menjadi role model untuk kerja sama lintas provinsi lainnya. Dengan konektivitas dan sinergi, investasi bisa lebih stabil dan berdampak positif bagi perekonomian lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaborasi ini dan menyatakan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari masing-masing provinsi telah merumuskan draf awal kerja sama.

“Masing-masing provinsi punya potensi unggulan. Ini yang akan kita sinergikan agar menghasilkan dampak ekonomi yang nyata, terutama dengan memperluas pasar di luar daerah,” ujar Ansar.

Ia juga menyebut bahwa Gubernur Jawa Tengah akan menjadi koordinator utama atau “nakhoda” dalam pelaksanaan dan pengembangan kerja sama ini ke provinsi-provinsi lainnya.

“Gubernur Jateng akan menakhodai ini, sampai nantinya kita perluas lagi dengan provinsi lain. Ini bagian dari upaya konsisten kami dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden,” pungkasnya.

Kerja sama antardaerah ini menjadi bukti konkret bahwa sinergi antarprovinsi dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi tantangan pembangunan ekonomi daerah. Selain memperkuat fondasi ekonomi regional, inisiatif ini juga mendukung percepatan pemerataan pembangunan nasional secara berkelanjutan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan
KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda
Semarang Mountain Race 2026 Resmi Digelar, Ratusan Pelari Taklukkan Gunung Ungaran
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
komentar
beritaTerbaru