Minggu, 12 April 2026

Kendaraan Listrik Taktis PANDU Diluncurkan Presiden Prabowo, Wujud Transformasi Pertahanan Hijau

Kamis, 12 Juni 2025 12:27 WIB
Kendaraan Listrik Taktis PANDU Diluncurkan Presiden Prabowo, Wujud Transformasi Pertahanan Hijau
Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan peluncuran kendaraan listrik taktis terbaru produksi PT Pindad, yakni MV3-EV “PANDU”, dalam ajang Indo Defence 2025 Expo & Forum yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (11/6/2025). (Dok/BPMI
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan peluncuran kendaraan listrik taktis MV3-EV “PANDU” buatan PT Pindad, dalam ajang Indo Defence 2025 Expo & Forum yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu.

Acara peluncuran ditandai dengan penandatanganan plat kendaraan oleh Presiden Prabowo, sebagai simbol dimulainya era kendaraan taktis berbasis energi terbarukan di lingkungan pertahanan nasional.

MV3-EV “PANDU” merupakan pengembangan lanjutan dari kendaraan operasional EV3, yang sebelumnya masih mengandalkan mesin Internal Combustion Engine (ICE) berbahan bakar diesel.

Dalam versi terbarunya, kendaraan ini bertransformasi menjadi kendaraan bertenaga listrik penuh, sejalan dengan upaya nasional mempercepat transisi energi bersih di berbagai sektor, termasuk pertahanan.

“Pandu ini berbasis EV3, kendaraan yang sudah kami kembangkan dan suplai ke Kementerian Pertahanan. Kini kami melakukan pengembangan lanjutan dengan mengubah sistem penggeraknya dari mesin diesel ke sistem listrik sepenuhnya,” ujar Rakhmad Aryo, Vice President PT Pindad, dalam keterangannya usai peluncuran.

Menurut Rakhmad, peluncuran langsung oleh Presiden merupakan pengakuan atas kemajuan industri pertahanan dalam negeri, serta komitmen serius terhadap arah kebijakan energi nasional.

“Ini menjadi momen bersejarah sekaligus kebanggaan luar biasa bagi PT Pindad. Kami tidak hanya fokus menciptakan produk, tetapi juga membangun ekosistem industri kendaraan listrik nasional. Target kami, semua komponen kendaraan ini ke depan dapat diproduksi secara lokal,” tambahnya.

Kehadiran MV3-EV “PANDU” menjadi langkah strategis Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus mendukung prinsip pertahanan yang modern, efisien, dan berwawasan lingkungan. Kendaraan ini juga diharapkan memperkuat misi operasi taktis militer yang lebih senyap, adaptif, dan cerdas dalam penggunaan energi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penguatan kemandirian industri pertahanan nasional harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masa depan energi dan keberlanjutan.

“Kita ingin punya alat pertahanan yang kuat, tapi juga ramah lingkungan dan membanggakan karena hasil karya bangsa sendiri. Ini sejalan dengan visi kita membangun kekuatan nasional yang berdaulat dan berkelanjutan,” ujar Presiden Prabowo saat meninjau stan PT Pindad.

Indo Defence 2025 Expo & Forum diikuti oleh lebih dari 1.180 peserta eksibisi dari 42 negara sahabat, menjadikannya salah satu pameran industri pertahanan terbesar di kawasan Asia Tenggara. Ajang ini menjadi platform penting untuk menjalin kemitraan strategis, menunjukkan kapabilitas dalam negeri, dan mendorong diplomasi pertahanan yang produktif dan damai.

Kendaraan MV3-EV “PANDU” pun menjadi salah satu sorotan utama dalam pameran ini, menandai awal baru dalam perjalanan industri pertahanan Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan mandiri. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan
KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda
Semarang Mountain Race 2026 Resmi Digelar, Ratusan Pelari Taklukkan Gunung Ungaran
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
komentar
beritaTerbaru