Minggu, 12 April 2026

Indo Defence 2025 Resmi Dibuka Presiden Prabowo, Dihadiri 1.180 Peserta dari 42 Negara

Kamis, 12 Juni 2025 12:08 WIB
Indo Defence 2025 Resmi Dibuka Presiden Prabowo, Dihadiri 1.180 Peserta dari 42 Negara
Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka pameran pertahanan Indo Defence 2025 Expo & Forum, yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (11/6/2025). (Dok/BPMI Setpres)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi membuka gelaran pameran pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2025 Expo & Forum, yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu. Pameran akbar ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Juni 2025.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam pembukaan acara disambut meriah oleh barisan kehormatan yang terdiri dari 1.500 siswa, unit drumben, serta para kadet dari Universitas Pertahanan. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya", acara dilanjutkan dengan laporan resmi dari Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin selaku tuan rumah penyelenggara.

Dalam laporannya, Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa Indo Defence 2025 mengusung tema “Defence Partnerships for Global Peace & Stability” (Kemitraan Pertahanan untuk Perdamaian dan Stabilitas Global). Ia menjelaskan bahwa pameran tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari sisi partisipasi.

“Tahun ini, Indo Defence diikuti oleh 1.180 peserta eksibisi, terdiri dari 659 perusahaan asing dan 521 produsen dalam negeri, serta konfirmasi kehadiran dari 42 negara sahabat,” ujar Sjafrie.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menegaskan pentingnya pameran seperti Indo Defence sebagai ruang strategis untuk memperkuat kerja sama pertahanan antarnegara sekaligus memajukan industri pertahanan dalam negeri.

“Expo ini memberikan kesempatan yang luas bagi industri pertahanan nasional, negara-negara sahabat, kalangan akademisi, pimpinan politik, elemen masyarakat, dan generasi muda Indonesia untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains, khususnya di bidang pertahanan,” tegas Presiden Prabowo.

Sebagai simbol peresmian pembukaan, Presiden Prabowo melakukan pemindaian telapak tangan (hand scanning) pada layar digital utama. Tindakan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin, termasuk delegasi asing, pelaku industri pertahanan, dan tamu undangan dari berbagai penjuru dunia.

Acara pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional dan internasional, di antaranya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno, para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta para delegasi dari 42 negara peserta.

Indo Defence Expo & Forum merupakan ajang dua tahunan yang telah menjadi salah satu pameran pertahanan terbesar di kawasan Asia Tenggara. Selain menampilkan produk dan teknologi terbaru dari industri pertahanan global, forum ini juga menjadi ruang diskusi strategis dalam memperkuat kemitraan pertahanan lintas negara.

Dengan partisipasi yang semakin luas dan dukungan penuh dari pemerintah, Indo Defence 2025 diharapkan mampu mendorong kemandirian pertahanan nasional serta mempererat diplomasi pertahanan Indonesia di kancah global. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan
KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda
Semarang Mountain Race 2026 Resmi Digelar, Ratusan Pelari Taklukkan Gunung Ungaran
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
komentar
beritaTerbaru