Rabu, 22 Juli 2026

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Siapkan Strategi Hadapi Ketidakpastian Global

Selasa, 20 Mei 2025 10:44 WIB
Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Siapkan Strategi Hadapi Ketidakpastian Global
Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Jakarta, simbol dari upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus menjaga optimisme terhadap perekonomian nasional di tengah meningkatnya tekanan global akibat ketegangan geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, serta tingginya suku bunga di negara-negara maju.

Meski kondisi eksternal kurang mendukung, Pemerintah tetap menetapkan target pertumbuhan ekonomi nasional pada kisaran 5 persen dengan fokus utama pada stabilitas makroekonomi dan pengendalian inflasi yang konsisten.

Sebagai langkah antisipatif terhadap dampak global, Pemerintah telah merancang berbagai kebijakan jangka pendek. Di antaranya adalah penguatan konsumsi rumah tangga melalui perluasan program Makan Bergizi Gratis, penyaluran bantuan sosial secara tepat sasaran, serta pemberian stimulus konsumsi seperti subsidi listrik dan diskon transportasi publik. Di bidang fiskal, percepatan realisasi belanja negara menjadi strategi penting guna mempertahankan daya dorong ekonomi domestik.

Tak hanya itu, Pemerintah juga terus meningkatkan kemudahan berusaha dengan mempercepat proses deregulasi dan menyelesaikan revisi Peraturan Presiden tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Untuk mendukung pembiayaan sektor produktif, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditargetkan meningkat, diiringi dengan dorongan terhadap Kredit Investasi Padat Karya dan perluasan akses pembiayaan bagi koperasi serta pelaku UMKM.

Di sektor perdagangan, Pemerintah mempercepat finalisasi perjanjian dagang internasional seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Strategi ini dibarengi dengan upaya memperkuat penetrasi pasar ekspor ke negara-negara non-tradisional untuk memperluas akses produk nasional.

Sementara untuk strategi jangka menengah, Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penguatan fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Tiga fokus utama adalah percepatan hilirisasi industri, transformasi ekonomi digital, serta transisi menuju energi hijau. Pengembangan kawasan industri terintegrasi, pembangunan infrastruktur digital, hingga realisasi proyek energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh menjadi bagian integral dari kebijakan ini.

Seluruh strategi tersebut dirancang untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan. Pemerintah meyakini bahwa dengan kombinasi kebijakan adaptif di jangka pendek dan reformasi struktural di jangka menengah, pemulihan ekonomi nasional akan terus berlanjut dan semakin menguat dalam menghadapi ketidakpastian global. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
komentar
beritaTerbaru