Selasa, 07 April 2026

Pemberangkatan 221 Ribu Jamaah Haji Indonesia Didukung Avtur Pertamina

Senin, 12 Mei 2025 12:10 WIB
Pemberangkatan 221 Ribu Jamaah Haji Indonesia Didukung Avtur Pertamina
Mobil tangki Avtur milik Pertamina Aviation tengah melakukan pengisian bahan bakar ke pesawat yang melayani penerbangan haji di salah satu bandara embarkasi. (Dok/Pertamina)
Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, memastikan kesiapan pasokan Avtur untuk mendukung pemberangkatan 221 ribu jamaah haji asal Indonesia dari 13 bandara embarkasi haji. Untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji tahun ini, Pertamina menyiapkan 95 ribu kiloliter (KL) Avtur yang diproduksi dari kilang-kilang domestik.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan bahwa Avtur untuk penerbangan haji ini diproduksi melalui PT Kilang Pertamina Internasional, yang mengelola kilang di Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, dan Balongan.

“Pertamina memastikan produksi Avtur dari kilang-kilang kami optimal serta dapat terdistribusi dengan aman untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji. Kami berharap, dukungan Pertamina pada industri penerbangan ini dapat membantu kelancaran perjalanan jamaah haji Indonesia,” ujar Fadjar.

Pertamina akan bersiaga selama 24 jam setiap harinya untuk memastikan ketersediaan bahan bakar selama dua fase operasional penerbangan haji. Fase pertama adalah fase keberangkatan yang berlangsung dari 2 Mei hingga 1 Juni 2025, sementara fase kedua adalah fase kepulangan dari 10 Juni hingga 11 Juli 2025.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pertamina juga telah menyiapkan lebih dari 150 armada pengisian bahan bakar dan ratusan tenaga kerja bersertifikasi. Fasilitas distribusi Avtur di setiap bandara embarkasi haji juga dipastikan dalam kondisi optimal untuk mendukung kelancaran pemberangkatan dan kepulangan jamaah.

“Pertamina juga memastikan fasilitas distribusi Avtur di setiap bandara embarkasi haji dalam kondisi baik sehingga proses pemberangkatan haji berjalan sesuai perencanaan,” tandas Fadjar.

Tahun ini, penerbangan haji Indonesia dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Saudia Airlines, dan Lion Air, melalui 13 bandara embarkasi, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Jakarta, Kertajati, Solo, Surabaya, Lombok, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar. Menurut data Kementerian Agama, Indonesia mendapat kuota sebanyak 221 ribu jamaah haji untuk tahun 2025.

Selain mendukung operasional haji, Pertamina juga menegaskan komitmennya dalam mendorong transisi energi sebagai upaya mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060. Langkah ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.

Pertamina berharap, dukungan ini tidak hanya membantu kelancaran perjalanan ibadah para jamaah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar untuk memperkuat peran Indonesia dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs). (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru