Senin, 07 September 2026

Laporan Keuangan Unaudited Kemenkes Diserahkan ke BPK

Kamis, 06 Maret 2025 11:13 WIB
Laporan Keuangan Unaudited Kemenkes Diserahkan ke BPK
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha berjabat tangan saat menyerahkan laporan keuangan unaudited kepada perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jakarta, Selasa (4/3/2025). (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Unaudited Tahun 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Selasa. Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kemenkes.

Sekjen Kunta menjelaskan bahwa laporan keuangan yang diserahkan mencakup laporan realisasi anggaran, neraca, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, serta catatan atas laporan keuangan.

"Laporan keuangan ini telah disusun tepat waktu. Pendapatan Kemenkes tercatat mencapai 110% dari target, sementara realisasi belanja mencapai 95% dari anggaran yang telah disusun. Selain itu, nilai aset Kemenkes per 31 Desember 2024 mengalami kenaikan signifikan," ujar Kunta.

Berdasarkan laporan tersebut, total aset Kemenkes mencapai Rp120,9 T, mencerminkan pengelolaan keuangan yang semakin baik dalam mendukung pelayanan kesehatan nasional.

Selain menyerahkan laporan keuangan, Kemenkes juga melaporkan progres penyelesaian tindak lanjut (TL) rekomendasi BPK dari hasil pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sebelumnya. Hingga saat ini, tingkat penyelesaian tindak lanjut mencapai:

95,48% dari LHP BPK

98,04% dari LHP Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)

94% dari LHP Inspektorat Jenderal (Itjen)

"Kami terus berupaya menyelesaikan seluruh tindak lanjut yang belum selesai agar pengelolaan keuangan semakin transparan dan akuntabel," tegas Kunta.

Kemenkes menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan sistem pengendalian intern. Perbaikan terus dilakukan untuk menghindari temuan berulang dalam pemeriksaan keuangan di masa mendatang.

"Kami akan terus mengoptimalkan sistem pengendalian internal melalui evaluasi berkala. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan," jelas Kunta.

Melalui transformasi keuangan yang dilakukan, Kemenkes berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap tata kelola pemerintahan. Kemenkes juga menyatakan dukungan penuh terhadap pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK, sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas sektor kesehatan.

Ke depan, Kemenkes menargetkan peningkatan kualitas laporan keuangan agar semakin baik, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Sejumlah Gunung Masih Siaga, Abu Anak Krakatau Terdeteksi hingga Jakarta
Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
KPK Kawal Pembenahan Tata Kelola ASDP Pascapenindakan
Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Putri Cempo Dapat Pengobatan Gratis
20 Sekolah di Kabupaten Bekasi Selesai Jalani Verifikasi Adiwiyata 2026
Kemenkes dan OJK Perkuat Pembiayaan Kesehatan melalui Kolaborasi Asuransi dan Rumah Sakit
komentar
beritaTerbaru