Rabu, 27 Mei 2026

Dorong Produksi Migas, Pertamina Hulu Energi Andalkan Inovasi untuk Asta Cita

Senin, 03 Maret 2025 11:14 WIB
Dorong Produksi Migas, Pertamina Hulu Energi Andalkan Inovasi untuk Asta Cita
Para panelis dalam diskusi Energy Outlook 2025 yang digelar Asosiasi Pemasok Energi dan Batu Bara Indonesia (Aspebindo) di Park Hyatt Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Dok/Pertamina)
Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, terus berupaya meningkatkan produksi minyak dan gas nasional dengan strategi inovatif dan penerapan teknologi terkini.

Hal ini disampaikan dalam acara Energy Outlook 2025 yang digelar oleh Asosiasi Pemasok Energi dan Batu Bara Indonesia (Aspebindo) di Park Hyatt Jakarta, Kamis.

Vice President Upstream Business Planning & Portfolio Management PHE, Asep Samsul Arifin, menegaskan bahwa inovasi menjadi kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung visi Asta Cita pemerintah dalam membangun Indonesia yang mandiri dan berdaya saing di sektor energi.

"Sebagian besar lapangan migas di Indonesia sudah memasuki fase matang, sehingga dibutuhkan strategi baru agar produksi tetap optimal dan mendukung ketahanan energi nasional," ujar Asep.

Saat ini, PHE berkontribusi 69% terhadap produksi minyak nasional dan 37% terhadap produksi gas nasional.

Untuk menjaga keberlanjutan produksi, PHE menerapkan berbagai strategi eksplorasi dan pengembangan energi yang selaras dengan Asta Cita ke-2, yaitu "Mewujudkan swasembada energi, ekonomi hijau, dan ekonomi biru."

Di antaranya, PHE menerapkan Enhanced Oil Recovery (EOR) atau pengurasan tahap lanjut untuk meningkatkan efisiensi produksi di lapangan-lapangan migas yang sudah beroperasi lama.

Selain itu, strategi eksplorasi efisien dan teknologi ramah lingkungan juga diterapkan guna memastikan pasokan energi tetap stabil tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Strategi ini juga mendukung Asta Cita ke-5, yaitu "Mendorong hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri."

Dengan meningkatnya pasokan minyak dan gas domestik, PHE berkontribusi dalam penguatan industri hilir, seperti pengolahan bahan bakar dalam negeri, petrokimia, dan gas industri, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor produk energi olahan.

Untuk memastikan keberlanjutan produksi migas nasional, PHE menjalankan berbagai strategi, antara lain:

- Eksplorasi wilayah baru, termasuk pengeboran di laut dalam
- Reaktivasi sumur yang belum berproduksi
- Penerapan teknologi EOR seperti waterflood dan steamflood
- Percepatan proyek greenfield atau pengembangan lapangan baru

"Kami fokus pada eksplorasi wilayah baru dan target pengeboran lebih dalam dari sumur konvensional. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan cadangan energi tetap mencukupi di masa depan," jelas Asep.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen meningkatkan produksi migas dengan mengalokasikan 62% belanja modal (Capex) di sektor hulu guna mendukung swasembada energi nasional.

"Pertamina terus menjalankan strategi pertumbuhan ganda dengan memperkuat bisnis eksisting dan membangun bisnis baru rendah karbon. Inovasi adalah kunci untuk mencapai target ini," ujar Fadjar.

Acara Energy Outlook 2025 menjadi ajang diskusi strategis bagi para pemangku kepentingan di sektor energi. Dengan tantangan global yang semakin kompleks, inovasi dan efisiensi menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan sektor migas Indonesia sekaligus mewujudkan Asta Cita dalam membangun bangsa yang mandiri di bidang energi dan industri.

PHE juga berkomitmen menjalankan bisnis sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satu upayanya adalah penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016, yang memastikan tata kelola perusahaan yang bersih dan transparan.

Sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina juga mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada Sustainable Development Goals (SDGs).

Upaya ini sejalan dengan penerapan prinsip ESG di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, guna mewujudkan industri migas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi PPOS Sukamakmur
PKK Jateng Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga Lewat Program Kapulaga
Pamekasan Pecahkan Rekor MURI SAIH, Mendikdasmen Ajak Wujudkan Generasi Emas 2045
Indonesia Percepat Transformasi Pengendalian Kanker Lewat Deteksi Dini dan Kolaborasi Global
SC Paderborn 07 Promosi ke Bundesliga, VfL Wolfsburg Terdegradasi Setelah 29 Musim
FIFA dan PSSI Gelar Kampanye “Be Active” untuk Dorong Gaya Hidup Sehat Anak
komentar
beritaTerbaru