Sabtu, 11 Juli 2026

Pendapatan Negara Indonesia Tahun 2024 Capai Rp2.842,5 T, Tumbuh 2,1% YoY

Selasa, 07 Januari 2025 06:18 WIB
Pendapatan Negara Indonesia Tahun 2024 Capai Rp2.842,5 T, Tumbuh 2,1% YoY
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menyampaikan penjelasan mengenai pencapaian pendapatan negara Indonesia tahun 2024 dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Senin (6/1/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia berhasil mencatatkan kinerja pendapatan negara yang signifikan pada tahun 2024 meskipun di tengah ketidakpastian global dan moderasi harga komoditas.

Pendapatan negara mencapai Rp2.842,5 T, atau 101,4% dari target yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024. Pencapaian ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Senin. Anggito menjelaskan, pencapaian ini merupakan hasil dari kinerja penerimaan pajak, kepabeanan dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang melebihi target.

Penerimaan pajak pada tahun 2024 tercatat mencapai Rp1.932,4 T, atau 100,5% dari target, dengan pertumbuhan 3,5% yoy. Pencapaian ini didorong oleh kenaikan penerimaan dari pajak-pajak utama, seperti PPh 21, PPh final, dan PPh dalam negeri yang mengalami pertumbuhan signifikan.

"PPh dalam negeri tumbuh double digit, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, termasuk pembayaran gaji, THR, dan sektor ritel," kata Anggito.

Sementara itu, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai tercatat mencapai Rp300,2 T, atau 101,3% dari target, tumbuh 4,9% yoy. Kinerja ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas ekspor-impor dan fenomena downtrading.

"Namun, ada tekanan dari penurunan tarif efektif Bea Masuk akibat perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan adanya kebijakan relaksasi ekspor mineral serta kenaikan harga CPO," ujar Anggito.

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) juga mencatatkan pencapaian luar biasa, mencapai Rp579,5 T, atau 117% dari target. Kinerja BUMN, inovasi layanan, dan peningkatan kinerja Badan Layanan Umum (BLU) berkontribusi besar terhadap pencapaian ini.

Wamenkeu Anggito berharap hasil pencapaian pendapatan negara tahun 2024 ini dapat menjadi baseline yang kuat untuk meningkatkan pendapatan negara pada tahun 2025 mendatang. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Taput Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos, Luhut Tinjau Langsung Program Perlinsos Digital di Siborong-borong
Menkes Targetkan Temukan 37 Ribu Kasus Kusta untuk Percepat Eliminasi Nasional
Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Tas Karakter Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Dongkrak UMKM dan Serap Tenaga Kerja
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
komentar
beritaTerbaru