Sabtu, 11 Juli 2026

Optimisme Menkeu Terkait APBN Kuat dan Ekonomi Tangguh di Pembukaan Perdagangan BEI 2025

Jumat, 03 Januari 2025 09:13 WIB
Optimisme Menkeu Terkait APBN Kuat dan Ekonomi Tangguh di Pembukaan Perdagangan BEI 2025
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2025 di Jakarta, Kamis (2/1/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan optimisme pemerintah terhadap perekonomian Indonesia saat meresmikan Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025, Kamis.

Dalam pidatonya, Menkeu menyoroti keberhasilan APBN 2024 dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat meski dihadapkan pada tantangan global.

“Penerimaan negara di semester dua mulai pulih setelah tekanan besar di awal tahun. Belanja pemerintah juga efektif memitigasi dampak ekonomi, terutama untuk mendukung pemilu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), dan penanganan dampak El Nino,” ungkap Sri Mulyani.

Menkeu mengungkapkan bahwa defisit APBN 2024 berhasil ditekan di bawah proyeksi awal. Hal ini menunjukkan pengelolaan fiskal yang sehat, sekaligus mencerminkan kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global.

“Sinergi antar-lembaga, seperti Bank Indonesia, OJK, dan LPS, juga sangat penting untuk memastikan stabilitas ekonomi kita tetap terjaga,” tambahnya.

Sri Mulyani memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang secara langsung memantau penutupan APBN 2024 beberapa hari lalu. Langkah ini, menurutnya, mencerminkan komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

Pemerintah juga terus mendorong pengembangan pasar modal melalui berbagai kebijakan, seperti penyempurnaan regulasi sektor keuangan, penerapan pajak karbon, dan pemberian insentif untuk sektor properti, otomotif, serta UMKM.

“Kami memberikan stimulus berupa diskon listrik 50 persen untuk pelanggan kecil dan pembebasan pajak bagi UMKM dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun,” jelas Menkeu.

Di akhir pidatonya, Menkeu mengajak seluruh pihak untuk memulai tahun 2025 dengan semangat positif. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengelola kekayaan negara demi kesejahteraan rakyat.

“Dengan sinergi dan kerja keras bersama, kita akan mampu mewujudkan ekonomi yang tangguh, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutup Sri Mulyani. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Taput Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos, Luhut Tinjau Langsung Program Perlinsos Digital di Siborong-borong
Menkes Targetkan Temukan 37 Ribu Kasus Kusta untuk Percepat Eliminasi Nasional
Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Tas Karakter Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Dongkrak UMKM dan Serap Tenaga Kerja
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
komentar
beritaTerbaru